Cara Memilih Durian yang Bagus, Manis, dan Daging Tebal

Penulis: Wahyu Hidayat  •  Minggu, 02 Agustus 2026 | 19:07:00 WIB

Jakarta - Durian dikenal sebagai raja buah dengan aroma khas yang kuat. Namun tidak semua durian memiliki kualitas daging yang sama, sehingga penting mengetahui cara memilihnya agar tidak kecewa setelah membeli.

1. Perhatikan bentuk buah
Durian dengan bentuk bulat cenderung memiliki daging lebih banyak dan tebal dibandingkan yang berbentuk lonjong atau oval.

2. Periksa tangkai
Durian dengan tangkai yang kuat, tebal, dan tidak terlalu kering biasanya lebih segar dan baru saja dipetik. Tangkai berwarna kehijauan atau sedikit basah menunjukkan durian segar karena baru dipanen.

3. Cium aromanya
Aroma yang tercium kuat dan khas menandakan buah sudah masak sempurna. Namun jika aromanya terlalu menyengat dan tidak sedap, bisa jadi durian sudah mulai busuk.

4. Ketuk buahnya
Durian matang seharusnya mengeluarkan suara berongga ketika diketuk, menunjukkan adanya celah udara di dalam buah akibat daging yang sudah matang dan agak menyusut dari kulitnya.

5. Perhatikan berat
Durian dengan bobot ideal 1-2 kilogram biasanya memiliki daging yang lebih masak merata dibanding durian yang terlalu besar atau terlalu kecil.

6. Cicipi sebelum membeli
Beberapa penjual durian biasanya memperbolehkan pembeli mencicip sedikit daging durian sebelum membeli. Manfaatkan kesempatan ini untuk memastikan rasa dan tingkat kematangan sesuai selera.

Membeli durian langsung dari petani atau penjual terpercaya yang memahami kualitas buahnya juga bisa membantu mendapatkan durian dengan kualitas terbaik, dibanding membeli sembarangan tanpa mengetahui asal-usul buahnya.

Perhatikan porsi konsumsi
Meski lezat, durian termasuk buah dengan kandungan gula dan kalori tinggi, sehingga sebaiknya dikonsumsi secukupnya. Bagi penderita diabetes atau yang sedang menjaga kadar kolesterol, disarankan membatasi porsi durian dan berkonsultasi dengan dokter jika memiliki kondisi kesehatan tertentu.

Hindari juga mengonsumsi durian bersamaan dengan minuman beralkohol, karena kombinasi keduanya dipercaya dapat meningkatkan risiko gangguan pencernaan akibat reaksi kimia dari kandungan sulfur pada durian.

Setelah dibuka, daging durian yang tidak habis bisa disimpan dalam wadah kedap udara dan dimasukkan ke dalam freezer agar tahan lebih lama, dan bisa langsung diolah menjadi berbagai hidangan seperti es krim atau pancake durian saat ingin dikonsumsi kembali.

Reporter: Wahyu Hidayat
Back to top