Samarinda - Program vaksinasi dengue yang dilaksanakan Dinas Kesehatan Kalimantan Timur sejak 2024 mulai menunjukkan hasil positif dalam menurunkan angka kasus demam berdarah dengue (DBD) di sejumlah wilayah prioritas. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur menyatakan implementasi program imunisasi ini terbukti efektif mengatasi penyebaran penyakit menular tersebut.
Penurunan jumlah kasus DBD yang cukup mencolok tercatat di beberapa daerah seperti Kota Balikpapan, Samarinda, hingga Kabupaten Mahakam Ulu seiring dengan meluasnya pelaksanaan program vaksinasi. Kepala Dinkes Kaltim mengatakan bahwa dari ribuan siswa sekolah dasar yang telah menerima vaksinasi dengue di Kalimantan Timur, tidak ada laporan yang menunjukkan mereka terjangkit DBD setelah mengikuti imunisasi tersebut.
Penyakit dengue sebelumnya menjadi salah satu beban kesehatan masyarakat yang cukup tinggi dengan pola siklus peningkatan setiap tiga hingga lima tahun. Data terkini mencatat sebanyak 231 kasus kumulatif yang tersebar di wilayah Kalimantan Timur, dengan sebaran tertinggi saat ini berada di Kota Samarinda yang mencapai 46 kasus.
Kepala Dinkes Kaltim menjelaskan bahwa puncak penularan DBD di wilayah Benua Etam biasanya terjadi pada periode November hingga Februari sehingga memerlukan langkah intervensi medis yang berkelanjutan dan terukur. Pemerintah daerah menargetkan angka kematian akibat penyakit ini dapat terus ditekan hingga berada di bawah ambang batas 0,4 persen melalui penguatan sistem rujukan medis di setiap tingkatan.
Selain penurunan jumlah penderita, angka kematian akibat infeksi nyamuk Aedes aegypti di provinsi tersebut juga dilaporkan mengalami tren penurunan yang stabil dalam beberapa tahun terakhir. Kepala Dinkes menginstruksikan seluruh jajaran kesehatan di tingkat kabupaten dan kota untuk mempercepat alur penanganan pasien, terutama bagi warga yang sudah memasuki fase kritis.
Dinas Kesehatan Kalimantan Timur terus berupaya melakukan penguatan edukasi serta kolaborasi lintas sektor guna memastikan masyarakat mendapatkan dosis vaksin secara lengkap untuk perlindungan maksimal. Pemerintah daerah terus memperluas cakupan vaksinasi yang diiringi dengan penguatan edukasi publik mengenai manfaat vaksinasi dengue.
Komitmen pemerintah daerah adalah mendukung target eliminasi kematian akibat dengue melalui strategi terpadu yang melibatkan seluruh stakeholder kesehatan. Dengan terus meningkatkan jangkauan vaksinasi dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya imunisasi, Kalimantan Timur berupaya menjadikan DBD sebagai penyakit yang dapat dicegah dan dikendalikan secara efektif.