Dari data BMKG, tiga wilayah di Kalimantan Timur menunjukkan pola cuaca yang berbeda meski sama-sama berpotensi hujan. Berau menjadi satu-satunya wilayah yang mengalami udara kabur pada pagi hari, dengan suhu 23–29°C. Kondisi ini berbahaya bagi penerbangan perintis dan aktivitas pelayaran di perairan sekitar. Memasuki siang, hujan ringan diperkirakan turun, lalu berubah menjadi berawan pada malam hari.
Sementara itu, Kota Balikpapan pagi hari masih cerah, namun siang hari berubah menjadi udara kabur — mirip dengan kondisi pagi di Berau. Puncak kritis Balikpapan terjadi pada malam hari, saat hujan ringan diprakirakan mengguyur. Suhu di kota minyak ini berkisar 25–28°C, lebih sejuk dibanding wilayah lainnya.
Berbeda dengan dua wilayah sebelumnya, Kota Samarinda mencatat kondisi paling stabil hari ini. Pagi cerah berawan, siang berawan, dan malam tetap berawan tanpa potensi hujan. Suhu di ibu kota provinsi ini mencapai 31°C pada siang hari — yang merupakan titik terpanas di Kalimantan Timur hari ini. Warga Samarinda tidak perlu khawatir hujan, namun disarankan membawa air minum dan topi jika beraktivitas di luar ruangan pada siang hari karena suhu cukup tinggi.
Berdasarkan data BMKG, hujan ringan di Balikpapan hanya terjadi pada malam hari dan bersifat sementara. Pagi hingga sore hari diprakirakan cerah hingga kabur, sehingga aktivitas luar ruang tetap bisa dilakukan sebelum petang.
Samarinda menjadi wilayah dengan suhu tertinggi, mencapai 31°C pada siang hari. Berau dan Balikpapan lebih sejuk dengan suhu maksimal masing-masing 29°C dan 28°C.
Tidak. Hujan di Berau hari ini tergolong ringan dan hanya terjadi pada siang hari. Namun, kabut pagi menjadi perhatian utama karena lebih mengganggu aktivitas dibandingkan hujan itu sendiri.
| Kota/Kabupaten | Pagi | Siang | Malam | Suhu | Potensi Hujan |
|---|---|---|---|---|---|
| Berau | Udara Kabur | Hujan Ringan | Berawan | 23–29°C | Ya |
| Kota Balikpapan | Cerah | Udara Kabur | Hujan Ringan | 25–28°C | Ya |
| Kota Samarinda | Cerah Berawan | Berawan | Berawan | 24–31°C | Ya |
Sumber: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) — bmkg.go.id