Kenaikan Harga Pertamax Picu Kekhawatiran Lonjakan Konsumsi Pertalite di Bontang, DPRD Minta Pengawasan Diperketat

Penulis: Okta Nugraha  •  Selasa, 16 Juni 2026 | 20:44:31 WIB
DPRD Bontang minta pengawasan ketat untuk antisipasi lonjakan konsumsi Pertalite.

BONTANG — Perubahan pola konsumsi dari Pertamax ke Pertalite pasca kenaikan harga BBM nonsubsidi menjadi perhatian serius DPRD Kota Bontang. Andi Faizal mengingatkan bahwa jika tidak diantisipasi, pergeseran ini bisa memicu antrean panjang hingga stok cepat habis di sejumlah SPBU.

Ancaman Kelangkaan Jika Distribusi Tidak Dikawal

Menurut Andi Faizal, kuota Pertalite yang dialokasikan Pertamina untuk Kota Bontang telah dihitung berdasarkan jumlah kendaraan dan kebutuhan konsumsi warga. Namun, lonjakan permintaan di luar perkiraan akibat peralihan pengguna Pertamax bisa mengganggu keseimbangan pasokan.

“Kalau tiba-tiba Pertalite cepat habis, tentu harus dilihat penyebabnya. Jangan sampai ada penyalahgunaan atau distribusi yang tidak tepat sasaran,” ujarnya.

Pengawasan Bukan Hanya Tugas Pemkot

Andi Faizal menegaskan, tanggung jawab pengawasan tidak bisa dibebankan semata-mata kepada pemerintah daerah. Ia mendorong aparat penegak hukum dan pihak terkait untuk turun langsung mengawasi penyaluran BBM bersubsidi di lapangan.

“Kami minta warga melapor ke pihak berwajib, apabila menemukan indikasi penyimpangan dalam distribusi BBM bersubsidi. Jika ada hak masyarakat yang hilang karena kelangkaan atau penyalahgunaan, tentu itu harus menjadi perhatian bersama,” tandasnya.

Peran Aktif Warga Diperlukan untuk Cegah Penyimpangan

Ketua DPRD mengajak masyarakat untuk berperan aktif dengan melapor jika menemukan indikasi penyelewengan. Menurutnya, pengawasan bersama menjadi kunci agar hak warga yang berhak menerima subsidi tidak hilang akibat ulah oknum tidak bertanggung jawab.

Langkah antisipasi ini dinilai krusial mengingat BBM subsidi seperti Pertalite menjadi andalan masyarakat Bontang, terutama di tengah tekanan kenaikan harga BBM nonsubsidi yang baru saja berlaku.

Reporter: Okta Nugraha
Sumber: radarbontang.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top