Kejari Berau Libatkan AMC Kejagung Buru DPO Kasus KUR Fiktif Rp 4,4 Miliar yang Belum Tertangkap

Penulis: Prayoga Santana  •  Selasa, 23 Juni 2026 | 22:32:31 WIB
Kejari Berau melibatkan tim AMC Kejagung dalam pengejaran DPO kasus KUR fiktif Rp 4,4 miliar.

BERAU — Kejaksaan Negeri (Kejari) Berau tidak tinggal diam. Satu buronan dalam kasus dugaan kredit fiktif senilai Rp 4,4 miliar masih berkeliaran. Untuk mempercepat penangkapan, Kejari Berau kini melibatkan tim Asset Management Center (AMC) Kejaksaan Agung.

Pelaku Utama Masih Buron, Tim Khusus Dikerahkan

Kepala Kejari Berau, melalui Kasi Intel, membenarkan bahwa satu DPO belum juga tertangkap. Pihaknya sudah berkoordinasi dengan AMC Kejagung, sebuah unit khusus yang menangani pelacakan aset dan buronan kelas kakap. “Kami libatkan AMC untuk memperkuat tim pemburu,” ujar sumber di lingkungan kejaksaan.

Kerugian Negara Capai Rp 4,4 Miliar

Modus dalam kasus ini tergolong klasik namun merugikan. Pelaku diduga mengajukan KUR secara fiktif atas nama sejumlah warga di Berau. Bank penyalur pun mengucurkan dana yang kemudian dinikmati segelintir orang. Negara harus menanggung kerugian hingga Rp 4,4 miliar.

Proses Hukum Tetap Berjalan

Meski satu pelaku masih buron, penyidik Kejari Berau terus merampungkan berkas perkara. Persiapan sidang untuk tersangka lain yang sudah ditahan juga tidak dihentikan. Kejari memastikan proses hukum tidak akan terhambat oleh buronnya salah satu pelaku.

Apa Langkah Selanjutnya dari Kejari Berau?

Kejari Berau akan terus berkoordinasi dengan AMC Kejagung dan aparat kepolisian. Pihaknya juga membuka peluang bagi masyarakat untuk memberikan informasi terkait keberadaan DPO. Identitas buronan sengaja tidak dibuka luas untuk menghindari kesalahan informasi di lapangan.

Berapa Lama DPO Ini Diburu?

Kasus ini sudah memasuki tahap penyidikan lanjutan. Namun, pihak kejaksaan belum bisa memastikan kapan buronan akan tertangkap. Yang jelas, tim gabungan terus bergerak dan tidak akan berhenti sampai yang bersangkutan diamankan.

Reporter: Prayoga Santana
Sumber: kaltimpost.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top