KALIMANTAN TIMUR — Bagi pembaca di Indonesia yang mulai melirik skuter listrik sebagai moda transportasi last-mile, momen diskon Amazon Prime Day bisa jadi patokan harga ideal. Jurnalis Tom's Guide yang telah menempuh ratusan kilometer menguji model dari Segway, GoTrax, NIU, hingga Apollo membagikan tujuh rekomendasi terbaik yang saat ini tengah dipotong harganya secara signifikan.
Untuk anak usia 6-12 tahun, Segway C2 Lite menjadi pilihan utama. Harganya turun 34 persen dari USD 199 menjadi USD 132 (sekitar Rp 2,1 juta). "Saya memberikan C2 Lite kepada anak-anak di lingkungan rumah dan mereka semua menyukainya — begitu juga orang tua mereka," tulis reviewer Tom's Guide.
Alternatif lebih murah adalah GoTrax GKS dengan kecepatan puncak 7,5 mph dan jarak tempuh 4 mil, cocok untuk pemula. Diskonnya kecil, sekitar USD 20, tetapi harga akhirnya tetap ramah kantong.
NIU 100F tidak sedang diskon, tetapi harganya yang sudah terjangkau — USD 259 (sekitar Rp 4,2 juta) — membuatnya layak disebut. Model ini hampir identik dengan NIU 100P yang disebut sebagai "skuter murah terbaik", dengan tambahan stang lipat yang memudahkan penyimpanan di kereta atau bus. Lampu sein terintegrasi di stang juga menjadi nilai tambah untuk keselamatan di jalan raya.
Hiboy S2 SE, versi lebih baru dari Hiboy S2, dijual USD 290 (sekitar Rp 4,7 juta) dari harga asli USD 399. Motor 350W-nya cukup untuk medan datar, dengan jarak tempuh maksimal 22 mil. LED di sekeliling dek memberikan sentuhan estetika yang fungsional saat malam hari.
Segway E3 Pro mendapat predikat "salah satu skuter terbaik untuk komuter harian" berkat kombinasi harga dan performa. Kecepatan 20 mph, motor 400W yang sanggup menanjak, dan jarak tempuh 17,5–34 mil membuatnya tidak perlu diisi ulang setiap hari. Diskon USD 70 menjadi USD 529 (sekitar Rp 8,6 juta) — cukup menarik mengingat model ini baru rilis musim gugur lalu.
Bagi yang butuh jarak lebih jauh, GoTrax G6 menawarkan jarak tempuh 48 mil dengan kecepatan 20 mph. Ban pneumatik 9 inci dan motor 500W memberikan kenyamanan ekstra. Bobot 51 pon (23 kg) memang lumayan berat, tetapi wajar untuk kelas jarak tempuh sejauh ini. Harganya turun dari USD 899 menjadi USD 628 (sekitar Rp 10,2 juta).
Segway Ninebot Kickscooter Max G3 adalah pilihan untuk pengguna yang tidak mau kompromi soal jarak. Dengan jangkauan hingga 50 mil dan kecepatan 28 mph, skuter ini juga dibekali motor bertenaga besar dan lampu sein bawaan. Fitur Apple Find My memudahkan pencarian jika lupa tempat parkir. Bobot 53,5 pon (24 kg) menjadi konsekuensi yang harus diterima. Harganya turun drastis dari USD 1.499 menjadi USD 999 (sekitar Rp 16,3 juta).
Apollo City adalah favorit pribadi reviewer untuk commuting karena akselerasinya yang mampu mengimbangi lalu lintas dan tenaga yang cukup untuk tanjakan paling curam. Lampu sein ada di stang dan dek. Diskon USD 500 membuat harganya menjadi USD 1.299 (sekitar Rp 21,2 juta) — investasi besar tetapi sepadan untuk pengguna yang benar-benar menggantungkan mobilitas harian pada skuter.
Semua harga di atas adalah harga Amazon AS dan belum termasuk ongkos kirim serta bea masuk ke Indonesia. Namun, daftar ini bisa menjadi acuan spesifikasi dan kisaran harga ideal saat produk serupa mulai masuk ke pasar lokal melalui distributor resmi atau platform e-commerce. Skuter listrik dengan jarak tempuh 20-30 mil (32-48 km) dan motor 350-500W umumnya sudah cukup untuk kebutuhan komuter di kota-kota besar Indonesia seperti Jakarta, Bandung, atau Surabaya.
Skuter listrik?
pa yang cocok untuk komuter harian dengan jarak tempuh jauh? A: GoTrax G6 dengan jarak tempuh 48 mil dan Segway Max G3 dengan jangkauan hingga 50 mil cocok untuk komuter harian jarak jauh.