KALIMANTAN TIMUR — BYD resmi meluncurkan Great Tang, SUV listrik full-size yang langsung menjadi primadona di pasar China. Dalam periode pemesanan awal yang dibuka sejak ajang Beijing Auto Show 2024, pabrikan asal China itu mengumumkan angka reservasi fantastis: 150.000 unit, tertinggi untuk model BYD mana pun sepanjang sejarah. Tidak hanya soal volume, Great Tang juga membawa gebrakan teknologi dengan fitur yang menyasar kenyamanan berkendara.
Fitur yang menjadi bintang utama adalah “multi-dimensional anti-motion sickness mode” yang diklaim sebagai yang pertama di industri otomotif. Mode ini bekerja secara otomatis dengan mengintegrasikan sistem kontrol tubuh cerdas DiSus milik BYD. Hasilnya, akselerasi menjadi lebih halus, suspensi melunak, dan setelan kemudi diatur agar tidak membuat penumpang limbung saat berbelok.
Lu Tian, general manager lini BYD Dynasty Series, mengumumkan bahwa Great Tang telah menerima sertifikasi kenyamanan dan anti-motion-sickness dari China Automotive Technology and Research Center (CATARC) akhir pekan lalu. Sertifikasi ini menjadi bukti bahwa BYD tidak hanya mengejar jarak tempuh dan kecepatan isi ulang, tetapi juga kenyamanan penumpang yang sering mabuk perjalanan.
Interior Great Tang dirancang untuk menjadi ruang kerja atau oasis kemewahan di atas roda. Dasbornya dipenuhi tiga layar digital: satu untuk pengemudi, satu di tengah, dan satu khusus untuk penumpang depan. Untuk penumpang baris kedua dan ketiga, tersedia layar hiburan besar yang turun dari atap untuk menonton film, bermain game, atau bekerja.
Konfigurasi tempat duduk 2+2+2 menjadi yang pertama di China untuk SUV. Kursi baris pertama dan kedua menggunakan model kapten dengan fitur zero-gravity, ditambah pemanas, ventilasi, dan pijat. Sebuah lemari pendingin juga tersemat di kabin.
Great Tang dibangun di atas arsitektur 1.000V dengan teknologi Flash Charging BYD. Varian Flagship dengan baterai Blade 2.0 berkapasitas 130,15 kWh diklaim mampu menempuh jarak hingga 950 km berdasarkan siklus CLTC. Yang lebih mencengangkan, pengisian daya dari 10% ke 70% hanya membutuhkan waktu lima menit. Varian Premium menggunakan baterai 105,79 kWh dengan jarak tempuh 800 km.
Dari segi dimensi, Great Tang sangat besar: panjang 5.263 mm, lebar 1.999 mm, tinggi 1.800 mm, dan jarak sumbu roda 3.130 mm. Angka-angka ini membuatnya lebih panjang dari Hyundai IONIQ 9. BYD menyebut model ini membawa 29 fitur "world first" termasuk tata letak tempat duduk 2+2+2 dan sistem anti-mabuk tadi.
Great Tang dijual di China mulai dari 239.900 yuan atau sekitar Rp 383,8 juta (kurs Rp 16.000 per yuan) untuk varian Premium. Varian Flagship dengan baterai lebih besar tersedia dalam pilihan penggerak satu motor atau dua motor. Setelah sukses di dalam negeri, BYD berencana membawa SUV ini ke Eropa pada akhir tahun ini sebagai bagian dari strategi ekspansi global. Belum ada informasi resmi mengenai kemungkinan masuk ke Indonesia.