KALIMANTAN TIMUR — Pasar sepeda motor listrik Vietnam pada paruh pertama 2026 mengalami transformasi besar. Bukan hanya dari sisi teknologi, tapi juga strategi harga yang belum pernah terjadi sebelumnya. Honda, Yamaha, VinFast, hingga pendatang baru seperti Yadea dan Dat Bike saling berebut konsumen dengan cara yang agresif.
Honda Vietnam resmi meluncurkan CUV e: dan UC3 pada Juni 2026. Dua model ini dibekali motor listrik dengan daya maksimum 6,0 kW dan beberapa mode berkendara. Yang menarik, UC3 menggunakan baterai LFP yang diklaim mampu menempuh jarak 120 km per pengisian dan mendukung pengisian cepat.
Dari segi kenyamanan, Honda membenamkan layar TFT yang terhubung ke ponsel pintar lewat teknologi Honda RoadSync. Fitur ini mencakup navigasi real-time, kontrol musik, dan perintah suara. Sistem kunci pintar Smartkey dan rem CBS juga disematkan. Yamaha tak tinggal diam. Pabrikan asal Jepang itu menyesuaikan harga jual model NEO-nya menjadi 36,9 juta VND, turun 13 juta VND dari harga peluncuran.
VinFast terus memperkuat posisinya sebagai pemimpin pasar. Pada paruh pertama 2026, mereka meluncurkan seri Viper, Evo, Feliz II, dan Flazz Max. Sebagian besar model ini menyasar segmen menengah dengan harga 15–20 juta VND. Paket baterai LFP 1,5 kWh menjadi andalan, yang mendukung sistem tukar baterai cepat di stasiun pengisian.
Meski daya motor di roda belakang umumnya di bawah 2 kW, VinFast unggul di layanan purna jual. Mereka menawarkan garansi kendaraan 6 tahun dan garansi baterai 8 tahun. Kebijakan ini menciptakan rasa aman bagi pengguna yang baru beralih dari motor bensin.
Yadea Osta menjadi model paling menonjol dari pabrikan Tiongkok di Vietnam tahun ini. Jarak tempuhnya mencapai 180 km per pengisian daya. Teknologi keselamatan yang dibawa setara motor besar: kontrol traksi (TCS), kontrol penurunan bukit (HDC), dan bantuan start di tanjakan (HHC).
Sementara itu, Dat Bike mendiversifikasi jajaran produknya dengan model Era yang dibanderol mulai 29,9 juta VND. Meski lebih murah dari model sebelumnya, Era tetap mengesankan dengan motor 5000W yang terpasang di samping. Kecepatan maksimalnya 82 km/jam, akselerasi 0–40 km/jam dalam 3 detik, dan jarak tempuh hingga 200 km berkat baterai lithium 4,3 kWh.
Belum pernah pasar motor listrik Vietnam mengalami gelombang penurunan harga langsung sekuat sekarang. Honda memimpin dengan memangkas harga ICON e menjadi 20,5 juta VND, turun hampir 6 juta VND. Yang lebih mencengangkan, model UC3 kelas atas mencatat penurunan harga rekor sebesar 22 juta VND, sehingga harga efektifnya menjadi 56,5 juta VND.
Yamaha mengikuti dengan menurunkan harga NEO menjadi 36,9 juta VND. VinFast juga melakukan penyesuaian harga secara luas, dari kelas entry-level hingga menengah. Persaingan ini memberikan tekanan signifikan pada segmen motor bensin. Dengan baterai LFP yang lebih tahan lama, jaringan stasiun tukar baterai yang padat, dan harga yang terus turun, motor listrik perlahan menjadi moda transportasi dominan di kota-kota Vietnam.