SAMARINDA — PT SUCOFINDO Cabang Samarinda berkolaborasi dengan Program Studi Teknik Lingkungan Universitas Mulawarman (Unmul) menggelar program "SUCOFINDO Goes to Campus". Kegiatan ini dirancang untuk menyiapkan kompetensi mahasiswa menghadapi tantangan dunia kerja di era digital.
Kepala Cabang PT SUCOFINDO Samarinda Rony Wijaya menegaskan bahwa teknologi bukanlah ancaman bagi profesi teknik lingkungan. Menurutnya, teknologi justru menjadi alat yang dapat memperbesar dampak dan nilai dari pekerjaan seorang sarjana lingkungan.
Rony memperkenalkan SUCOFINDO atau Superintending Company of Indonesia sebagai perusahaan BUMN Jasa Survei pertama dan terbesar di Indonesia. Perusahaan yang berdiri sejak 1956 ini bergerak di bidang inspeksi, pengujian, sertifikasi, dan konsultasi.
Di Kalimantan Timur, perusahaan tersebut memiliki jaringan cabang yang tersebar di empat kota. Cabang-cabang itu berada di Samarinda, Bontang, Sangatta, dan Balikpapan.
Rony menekankan pentingnya kolaborasi antara dunia industri dan perguruan tinggi dalam mempersiapkan mahasiswa sebelum lulus. Ia berharap program ini menjadi awal dari kerja sama berkelanjutan antara SUCOFINDO Cabang Samarinda dan Unmul.
Kerja sama tersebut diharapkan berjalan baik dalam bidang akademik maupun pengembangan kompetensi mahasiswa yang adaptif terhadap kebutuhan industri.
Melalui tema yang diangkat, mahasiswa didorong untuk memahami cara memanfaatkan teknologi dalam menyelesaikan persoalan lingkungan yang kompleks. Program ini juga menjadi bagian dari upaya perusahaan memperkuat sumber daya manusia (SDM) lokal.
Selain itu, kegiatan ini membuka peluang kolaborasi praktis seperti program Praktik Kerja Lapangan (PKL) maupun On the Job Training (OJT).
Dosen Teknik Lingkungan Unmul Aulia F. Lu'ayi menyambut baik inisiatif tersebut. Ia meminta mahasiswa tidak ragu berkolaborasi dengan SUCOFINDO yang telah memiliki rekam jejak luas di Indonesia.
Diskusi interaktif yang berlangsung membedah perkembangan inovasi, kompetensi digital, serta tantangan nyata yang dihadapi industri saat ini.