Kebakaran Hanguskan Dua Rumah di Sangatta Utara, Api Baru Padam Setelah Satu Jam

Penulis: Okta Nugraha  •  Senin, 01 Juni 2026 | 15:10:11 WIB
Dua rumah di Sangatta Utara hangus terbakar setelah api berkobar selama satu jam.

SANGATTA — Dua rumah di Jalan APT Pranoto, RT 36, Sangatta Utara, ludes terbakar dalam peristiwa yang terjadi pada Senin lalu. Kobaran api terlihat membubung tinggi dan membuat warga sekitar panik sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi. Api baru berhasil dikendalikan setelah petugas berjibaku selama kurang lebih satu jam.

Kronologi Singkat Kebakaran di Sangatta Utara

Peristiwa bermula saat warga melihat kepulan asap tebal dari arah permukiman padat penduduk di RT 36. Tak berselang lama, api dengan cepat membesar dan melahap dua unit rumah yang berada tepat di tepi jalan. Petugas pemadam kebakaran dari Posko Sangatta Utara langsung dikerahkan ke lokasi setelah menerima laporan warga.

Proses pemadaman berlangsung dramatis karena akses jalan yang sempit menyulitkan mobil pemadam masuk ke titik api. Petugas harus menyambung selang dari jarak cukup jauh untuk bisa menjangkau lokasi kebakaran. Setelah satu jam berupaya, api akhirnya bisa dilokalisasi dan dipadamkan.

Kerugian Materi dan Dampak ke Warga

Belum ada angka pasti mengenai total kerugian yang diderita pemilik rumah. Namun, berdasarkan pantauan di lokasi, seluruh isi rumah diperkirakan hangus terbakar. Dua keluarga yang menempati rumah tersebut untuk sementara mengungsi ke rumah sanak saudara.

Petugas masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran. Dugaan sementara, api berasal dari korsleting listrik di salah satu rumah, namun hal ini masih menunggu hasil pemeriksaan tim laboratorium forensik. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Bagaimana Respons Petugas dan Pemerintah Setempat?

Kapolsek Sangatta Utara yang dikonfirmasi di lokasi membenarkan peristiwa kebakaran tersebut. Pihaknya telah memasang garis polisi untuk mengamankan tempat kejadian perkara. Sementara itu, Dinas Sosial Kutai Timur disebut tengah mendata warga terdampak untuk pemberian bantuan darurat.

Warga diimbau untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di musim kemarau saat ini. Pengecekan instalasi listrik secara berkala disarankan untuk mencegah korsleting yang kerap menjadi pemicu kebakaran permukiman.

Apa yang Harus Dilakukan Warga Jika Melihat Kebakaran?

Warga diminta segera menghubungi pos pemadam kebakaran terdekat atau nomor darurat 112. Jangan mencoba memadamkan api sendirian jika api sudah membesar, karena dapat membahayakan keselamatan. Pastikan jalur akses menuju lokasi tidak terhalang kendaraan agar petugas bisa bergerak cepat.

Reporter: Okta Nugraha
Sumber: kaltimpost.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top