Honorer Damkar Bandar Lampung Bacok Tetangga hingga Kritis, 20 Luka di Tubuh Korban

Penulis: Sigit Wicaksono  •  Senin, 29 Juni 2026 | 20:00:31 WIB
Honorer Damkar di Bandar Lampung menyerang tetangganya hingga mengalami luka serius.

KALIMANTAN TIMUR — Peristiwa sadis itu terjadi di Perumahan Sidosari 3, Blok M Nomor 46, Dusun Cisarua, Desa Muara Putih, Kecamatan Natar, Jumat (26/6/2026) sekitar pukul 16.30 WIB. Pelaku langsung melarikan diri usai aksi brutalnya dan hingga kini masih dalam pengejaran polisi.

Pemicu Perselisihan: Larangan Memperbaiki Instalasi Listrik

Ketua RT 04 setempat, Dedy Kurniawan, mengungkapkan bahwa keretakan hubungan antara korban dan pelaku bermula dua hari sebelum kejadian. SA hendak memperbaiki instalasi listrik di rumahnya dengan melewati tembok rumah korban.

Korban melarangnya lantaran di dekat tembok tersebut terparkir angkot tanpa roda depan yang sedang diperbaiki. YK khawatir kendaraan itu roboh jika tersenggol. "Korban hanya melarang karena takut angkot yang sedang diperbaiki jatuh. Setelah itu pelaku pulang. Diduga rasa tidak terima itulah yang kemudian disimpan hingga berujung pada pembacokan," kata Dedy saat dikonfirmasi, Senin (29/6).

Kronologi Serangan: Korban Diserang Saat Isi Bensin

Saat kejadian, korban baru saja membeli bensin eceran untuk mengisi angkot yang dikemudikannya. YK tengah menunduk membuka tutup tangki bensin. Dari arah belakang, SA datang mengendarai sepeda motor dan langsung menghujani korban dengan bacokan.

"Korban sedang membuka tutup tangki bensin dengan posisi menunduk. Tiba-tiba pelaku datang mengendarai sepeda motor dan langsung membacok korban dari arah belakang, tepat di bagian leher hingga punggung," jelas Dedy.

Korban sempat tersungkur, namun SA terus mengayunkan senjata tajam ke arah kepala dan tubuh. Dalam kondisi terluka parah, YK berusaha menangkis menggunakan tangan dan kaki, serta memakai bangku di lokasi untuk menahan serangan hingga bangku itu hancur. Suasana panik membuat pemilik warung dan anak-anak di sekitar berteriak meminta bantuan. Pelaku kemudian kabur.

Polisi Masih Buru Pelaku, Korban Jalani Operasi Besar

Kanit Reskrim Polsek Natar, Ipda Adek Suci Pebrianto, menyatakan pihaknya telah menerima laporan korban dan tengah melakukan penyelidikan. "Saat ini Unit Reskrim masih melakukan penyelidikan, memeriksa sejumlah saksi, dan melakukan olah tempat kejadian perkara," ujarnya.

Polisi masih memburu SA di sejumlah lokasi yang diduga menjadi tempat persembunyian. Sementara itu, korban yang mengalami luka bacokan di sekujur tubuh—berjumlah sekitar 19 hingga 20 luka—dirujuk ke RSUD Abdul Moeloek untuk menjalani operasi besar setelah sebelumnya dirawat di RS Bhayangkara.

Reporter: Sigit Wicaksono
Sumber: liputan6.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top