Pencarian

Kronologi Pekerja PT MAS Ditemukan Meninggal di Mess Samarinda, Sempat Terdengar Suara Batuk

Jumat, 26 Juni 2026 • 22:05:19 WIB
Kronologi Pekerja PT MAS Ditemukan Meninggal di Mess Samarinda, Sempat Terdengar Suara Batuk
Rekan kerja menemukan Bambang Pitono meninggal di mess PT MAS Samarinda setelah suara batuk terdengar pagi hari.

SAMARINDA — Suara batuk dari kamar mess masih terdengar sekitar pukul 05.00 Wita. Namun satu jam kemudian, panggilan untuk sarapan tak kunjung dijawab. Saat pintu dibuka paksa, Bambang Pitono sudah terbaring tak bergerak di atas tempat tidur.

Peristiwa itu terjadi di mess Workshop Alat Berat PT MAS yang berlokasi di Jalan KH Mas Mansyur, Kelurahan Loa Bakung, Kecamatan Sungai Kunjang. Rekan kerja korban yang curiga langsung melapor ke manajemen perusahaan, sebelum diteruskan ke aparat kepolisian.

Satu Jam Setelah Suara Batuk

Pamapta III Polresta Samarinda, Aiptu Joko Wahyudi, menjelaskan bahwa saksi masih mendengar aktivitas dari kamar korban pada pukul 05.00 Wita. Suara batuk terdengar, namun tidak dianggap mengkhawatirkan karena korban diketahui memiliki riwayat penyakit.

“Sekitar pukul 06.00 Wita saksi kembali untuk membangunkan korban sarapan, tetapi tidak ada respons meski sudah dipanggil berulang kali,” ujarnya.

Saksi kemudian membuka pintu dan mendapati korban sudah dalam posisi tergeletak tanpa tanda kehidupan. Laporan segera disampaikan ke manajemen, lalu diteruskan ke pihak kepolisian.

Polisi: Tidak Ada Tanda Kekerasan

Petugas dari Polsek Sungai Kunjang bersama Tim Pamapta Polresta Samarinda tiba di lokasi sekitar pukul 09.00 Wita. Pemeriksaan awal dan pengamanan tempat kejadian perkara (TKP) langsung dilakukan.

“Tidak ditemukan tanda kekerasan di tubuh korban. Dari keterangan saksi, korban memiliki riwayat penyakit diabetes dan asam lambung,” jelas Wahyudi.

Petugas juga mengamankan sejumlah barang milik korban, di antaranya satu unit telepon genggam, uang tunai sekitar Rp40 ribu, serta obat-obatan yang diduga rutin dikonsumsi korban.

Jenazah Dievakuasi untuk Visum

Jenazah Bambang Pitono dievakuasi ke RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda pada pukul 10.04 Wita. Visum et repertum dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti kematian.

Meski dugaan sementara mengarah pada kondisi kesehatan korban, polisi belum menyimpulkan secara resmi. “Untuk sementara kami menduga korban meninggal karena sakit. Namun kepastian tetap menunggu hasil visum dari RSUD Abdul Wahab Sjahranie,” pungkas Wahyudi.

Bagikan
Sumber: kaltimetam.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks