BALIKPAPAN — Pemerintah Kota Balikpapan memanfaatkan peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 untuk menggeser paradigma lama tentang peran ayah. Wali Kota Rahmad Mas'ud secara spesifik menyoroti tema tahun ini, "Ayah Wajib Hadir", yang dinilainya sebagai pengingat krusial di tengah kompleksitas tantangan kehidupan modern.
Menurut Rahmad, keluarga adalah lingkungan pertama dan utama yang membentuk karakter, akhlak, serta masa depan anak. Ia menekankan bahwa ketahanan keluarga menjadi prasyarat lahirnya sumber daya manusia unggul di kota minyak tersebut.
Mengapa Peran Ayah Disorot Khusus?
Rahmad menjelaskan, selama ini beban pengasuhan kerap tertumpu pada ibu. Padahal, kehadiran ayah secara emosional dan sosial sama pentingnya. "Seorang ayah bukan hanya bertugas mencari nafkah. Kehadiran ayah dalam mendampingi anak, berdialog, memberikan perhatian, serta menjadi contoh yang baik sangat dibutuhkan," ujarnya, Kamis (9/7/2026).
Ia menambahkan, anak membutuhkan figur ayah yang memberikan rasa aman dan menjadi teladan. Dampaknya langsung terasa pada perkembangan emosional, kepercayaan diri, dan pembentukan karakter anak.
Komunikasi Sederhana yang Berdampak Besar
Wali Kota mengingatkan bahwa membangun kedekatan tidak perlu rumit. Ia meminta orang tua meluangkan waktu untuk berbincang, mendengar cerita anak, atau sekadar berkumpul tanpa gawai. "Hal-hal sederhana seperti itu memiliki arti yang sangat besar bagi tumbuh kembang anak," kata Rahmad.
Ia menekankan, komunikasi yang baik di dalam rumah adalah kunci menciptakan suasana nyaman dan penuh kasih sayang. Tanpa dialog, anak bisa kehilangan arah dan rentan terhadap pengaruh negatif.
Investasi Terbaik untuk Masa Depan Balikpapan
Pemkot Balikpapan tidak hanya berhenti pada imbauan. Rahmad mengklaim pihaknya terus mendorong program lintas sektor—dari kesehatan, pendidikan, perlindungan anak, hingga pemberdayaan masyarakat—yang semuanya berorientasi pada penguatan keluarga.
"Kami percaya pembangunan tidak hanya berbicara soal infrastruktur, tetapi juga pembangunan manusianya. Keluarga menjadi titik awal yang harus terus diperkuat," jelasnya.
Di akhir sambutan, Rahmad mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan Harganas sebagai momentum refleksi. "Investasi terbaik adalah membangun keluarga yang berkualitas. Ketika keluarga kuat, maka Kota Balikpapan juga akan semakin maju," tutupnya.