KALIMANTAN TIMUR — Setelah bertahun-tahun sukses dengan Air ev, Wuling akhirnya menghadirkan penerusnya: Aira EV. Bukan sekadar facelift, mobil ini membawa perubahan signifikan pada desain, jarak tempuh, dan fitur teknologi. Tapi yang paling menarik perhatian adalah harganya yang masih berada di kisaran Rp 190 jutaan untuk varian termurah—angka yang membuatnya langsung relevan di segmen city car listrik Tanah Air.
Saya sempat melihat langsung unit yang dipajang di booth Wuling GIIAS 2026. Perlu dicatat, ini masih sebatas kesan awal dari mobil statis. Uji jalan dan pengalaman berkendara harian akan kami lakukan dalam waktu dekat.
Wuling membagi Aira EV ke dalam dua pilihan yang cukup jelas segmennya:
Keduanya sama-sama mendukung DC Fast Charging yang bisa mengisi baterai dari 30% ke 80% dalam waktu sekitar 35 menit. Ini fitur krusial untuk mobil listrik di Indonesia, karena stasiun pengisian cepat mulai menjamur di Jabodetabek dan kota besar lainnya.
Dari segi tampilan, Aira EV mengusung gaya Neo Classic dengan aksen lampu LED Ring Light Design di depan dan belakang. Velg 13 inci dengan desain Four Leaf Clover—mirip semanggi—memberi kesan retro yang segar. Tapi, ada catatan penting: velg 13 inci artinya pilihan ban sangat terbatas di pasaran. Jika Anda sering ganti ban atau butuh performa handling lebih baik, ini bisa jadi kendala.
Interior bertema Fun Pod dengan warna Cookies & Cream terasa lapang untuk ukuran city car. Namun, material yang digunakan masih didominasi plastik keras. Wajar di kelas harga ini, tapi perlu diingat jika Anda terbiasa dengan kabin mobil Jepang yang lebih rapi dalam hal fit and finish.
Aira EV dilengkapi layar sentuh 10,1 inci yang sudah mendukung koneksi smartphone. Fitur Internet of Vehicle (IoV) memungkinkan Anda mengontrol beberapa fungsi mobil lewat aplikasi MyWuling+, seperti menyalakan AC atau memeriksa status baterai dari jarak jauh. Ini fitur yang masih jarang di kelas city car listrik Rp 200 jutaan.
Sayangnya, belum ada informasi soal fitur keselamatan aktif seperti ADAS atau kamera 360 derajat. Wuling hanya menyebut aspek "Aman" secara umum. Untuk pembaca yang mengutamakan keselamatan, kami sarankan menunggu detail spesifikasi lebih lengkap atau hasil uji tabrak.
Setelah mencermati spesifikasi dan melihat langsung unit, ada beberapa catatan yang perlu Anda pikirkan:
Cocok untuk: pengguna perkotaan yang butuh mobil listrik kedua dengan budget terbatas, jarak tempuh harian pendek, dan tidak keberatan dengan material interior sederhana. Fitur IoV dan DC fast charging jadi nilai tambah nyata.
Kurang cocok untuk: Anda yang sering bepergian antar kota, butuh fitur keselamatan modern, atau menginginkan handling yang lebih sporty. Kompetitor di kelas harga serupa menawarkan lebih banyak fitur dan jarak tempuh lebih panjang.
Kami akan segera melakukan uji jalan untuk melihat konsumsi energi real-world, kenyamanan suspensi, dan performa di jalan tol. Pantau terus untuk update selanjutnya.