Pemkot Samarinda Jajaki Skema PJU Multiyears untuk Percepat Program Samarinda Terang, Tawarkan Lampu LED dan IoT

Penulis: Okta Nugraha  •  Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:45:01 WIB
Wali Kota Samarinda Andi Harun menerima paparan skema kerja sama PJU multiyears dari konsorsium KSO-SLI-DHJ-LM di Ruang Rapat Wali Kota, Jumat (21/8/2026).

SAMARINDA — Pemerintah Kota Samarinda membuka peluang kerja sama pembangunan dan pengelolaan Penerangan Jalan Umum (PJU) dengan skema multiyears untuk mempercepat realisasi Program Samarinda Terang. Penawaran itu datang dari konsorsium KSO-SLI-DHJ-LM yang berbasis di Bandung dan telah dipaparkan langsung di hadapan Wali Kota Samarinda Andi Harun, Jumat (21/8/2026).

Skema yang ditawarkan tidak sekadar menambah titik lampu, tetapi juga mengintegrasikan teknologi smart control. Sistem ini memungkinkan pemerintah memantau dan mengelola kondisi lampu secara terpusat, sekaligus menggunakan lampu LED yang lebih hemat energi dibandingkan lampu konvensional.

Kajian Menyeluruh Sebelum Kerja Sama Diputuskan

Andi Harun menyambut baik tawaran tersebut, namun menekankan pentingnya kajian mendalam dari perangkat daerah terkait. Ia meminta aspek teknis, pembiayaan, dan manfaat bagi masyarakat menjadi pertimbangan utama sebelum Pemkot menentukan bentuk kerja sama.

“Pada prinsipnya kami tertarik dengan tawaran ini untuk mendukung Samarinda Terang. Namun, tentu harus dikaji terlebih dahulu, terutama dari sisi kemampuan dan kapasitas Pemerintah Kota Samarinda,” ujar Andi Harun.

Perwakilan konsorsium, Irfin, menjelaskan bahwa pihaknya menawarkan skema tahun jamak yang tidak hanya fokus pada pemasangan lampu. Konsep pengelolaan berbasis teknologi menjadi nilai tambah yang ditawarkan, dengan harapan memudahkan pemantauan kondisi lampu secara terintegrasi.

Pengalaman Proyek di Sejumlah Daerah

Konsorsium tersebut mengklaim memiliki pengalaman mengerjakan proyek serupa di beberapa daerah, di antaranya Kabupaten Sigi, Kota Palu, Parigi, dan Boalemo. Pengalaman ini menjadi salah satu pertimbangan yang dipaparkan dalam pertemuan di Ruang Rapat Wali Kota Samarinda.

Meski terbuka terhadap berbagai skema, termasuk Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), Andi Harun mengingatkan agar percepatan program tidak mengabaikan keberlanjutan fiskal daerah. Menurutnya, skema kerja sama penyediaan PJU bukan hal baru dan telah diterapkan sejumlah daerah dalam pembangunan infrastruktur publik.

“Kita terbuka terhadap semua skema yang bisa mempercepat Samarinda Terang. Tetapi jangan sampai karena ingin cepat, kita mengabaikan kemampuan fiskal dan kepentingan jangka panjang daerah,” tegasnya.

Penerangan Jalan untuk Rasa Aman Warga

Program Samarinda Terang sendiri tidak hanya mengejar penambahan titik lampu. Pemkot menargetkan penerangan jalan yang memadai dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga saat beraktivitas pada malam hari, sekaligus mendukung mobilitas dan aktivitas ekonomi perkotaan.

“Kita ingin Samarinda ini terang, sehingga masyarakat merasa lebih aman dan nyaman beraktivitas pada malam hari. Tetapi semua itu harus dibangun dengan perencanaan dan perhitungan yang matang,” kata Andi Harun.

Sebagai tindak lanjut, Dinas Perhubungan bersama perangkat daerah terkait diminta mengkaji penawaran ini. Kajian akan mencakup kebutuhan PJU, kesiapan teknis, kemampuan pembiayaan, hingga bentuk kerja sama yang paling tepat. Pemkot berharap pengembangan PJU dengan perencanaan matang dapat menghadirkan sistem penerangan yang modern, efisien, dan berkelanjutan.

Reporter: Okta Nugraha
Sumber: idenesia.co This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top