RDMP Balikpapan Mulai Uji Operasi, Warga 9 Kelurahan Diminta Tenang soal Nyala Flare Lebih Besar

Penulis: Okta Nugraha  •  Selasa, 25 Agustus 2026 | 14:46:31 WIB
Kilang Pertamina Balikpapan memulai uji operasi unit RFCC secara bertahap di Proyek Strategis Nasional RDMP Balikpapan.

BALIKPAPAN — Proyek Strategis Nasional (PSN) Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan resmi memasuki babak baru. PT Kilang Pertamina Balikpapan (KPB) memulai proses uji operasi (commissioning) secara bertahap, menandai peralihan dari masa konstruksi menuju pengoperasian penuh kilang.

VP Legal & Relation KPB, Asep Sulaeman, menyebut salah satu fasilitas penting yang tengah diuji adalah unit Residual Fluid Catalytic Cracking (RFCC). Unit ini berfungsi mengolah residu menjadi produk bernilai tinggi dan saat ini sudah masuk tahap pemasukan bahan baku atau cut in feed.

Uji Operasi Berjenjang: dari Perpipaan hingga Kalibrasi Instrumen

Proses commissioning tidak berlangsung serentak. Asep menjelaskan, seluruh tahapan dilakukan setelah pekerjaan konstruksi dinyatakan rampung. Sejumlah pemeriksaan teknis dijalankan secara berurutan, mulai dari pengecekan jalur perpipaan, uji fungsi peralatan (solo run), hingga kalibrasi instrumen.

"Seluruh proses pengujian infrastruktur kilang berjalan sesuai prosedur keselamatan kerja yang berlaku," ujar Asep di Balikpapan, Senin.

Warga Diminta Tak Panik: Flare Lebih Besar dan Kepulan Uap Air

KPB telah menyampaikan informasi kepada warga di sekitar area operasional terkait dampak yang mungkin terlihat selama proses pemulaan (startup) dan stabilisasi. Masyarakat diimbau tidak perlu khawatir apabila menyaksikan fenomena yang berbeda dari biasanya.

"Masyarakat mungkin melihat nyala api flare yang lebih besar atau mendengar suara yang meningkat pada waktu tertentu. Selain itu, bakal terlihat kepulan putih yang sebenarnya merupakan uap air (steam) bagian dari proses operasi. Kami harap warga tetap tenang," kata Asep.

Pengawasan Ketat dan Keterbukaan Informasi ke 9 Kelurahan

Seluruh rangkaian uji operasi ini dipantau secara ketat, baik dari sisi teknis operasional maupun dampak lingkungan. Tim keselamatan KPB disebut bersiaga penuh untuk memastikan seluruh parameter berada dalam batas aman.

Sebagai langkah antisipasi, KPB sebelumnya telah menggelar sosialisasi langsung kepada warga di sembilan kelurahan yang berbatasan langsung dengan kawasan kilang. Langkah ini diambil agar masyarakat memahami dinamika aktivitas industri yang tengah berjalan di lingkungan mereka.

Ke depan, KPB bersama Pemerintah Kota Balikpapan berkomitmen menjaga keterbukaan informasi. Perusahaan juga siap menindaklanjuti setiap laporan warga apabila terjadi perubahan kondisi tertentu di lapangan selama masa uji operasi berlangsung.

Reporter: Okta Nugraha
Sumber: kaltim.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top