KALIMANTAN TIMUR — Instagram memperkenalkan fitur anyar bernama First Draft yang diklaim mampu meringankan pekerjaan editing video pendek. Alih-alih memotong klip secara manual, fitur ini bekerja otomatis menghilangkan bagian hening dan jeda dari rekaman. Dengan begitu, pengguna bisa menghemat waktu dan mengalihkan fokus pada pengambilan keputusan kreatif seperti pemilihan musik, teks, atau transisi.
Untuk memakai fitur ini, pengguna cukup memilih beberapa klip dari Galeri Reels lalu menekan tombol "First Draft". Sistem akan langsung menganalisis setiap klip, memangkas bagian yang dianggap tidak perlu, dan menyusunnya secara berurutan di timeline. Hasil potongan tersebut bisa langsung diputar untuk diperiksa sebelum diedit lebih lanjut atau diunggah ke feed dan Story.
Meta juga menyebutkan bahwa First Draft dapat langsung digunakan setelah pengguna merekam footage baru di aplikasi Instagram. Fitur ini tidak memerlukan proses pengunggahan terlebih dahulu, sehingga alur pembuatan konten menjadi lebih praktis.
Menariknya, Meta sama sekali tidak menyebut keterlibatan teknologi AI dalam pengumuman resmi First Draft. Laporan dari The Verge mengindikasikan bahwa fitur ini tidak memakai teknologi AI sama sekali, melainkan diklasifikasikan sebagai "machine learning". Ini menjadi catatan tersendiri, mengingat Instagram belakangan gencar menguji berbagai eksperimen AI, mulai dari pemaksaan Meta AI di kolom pesan hingga fitur yang memungkinkan pengguna menyuruh AI mengedit Story.
Kehadiran First Draft terasa berbeda karena langsung menyentuh kebutuhan inti pengguna dalam memproduksi konten. Fitur ini menjawab masalah umum yang sering dihadapi kreator, yaitu proses trimming yang repetitif dan memakan waktu.
Meta mengonfirmasi bahwa First Draft akan diluncurkan untuk perangkat iOS lebih dulu. Hingga saat ini, belum ada informasi resmi mengenai kapan fitur ini akan menjangkau pengguna Android. Pengguna Android perlu menunggu pengumuman lanjutan dari Meta.
Bagi kreator konten yang kerap membuat Reels, First Draft bisa menjadi alat bantu yang efisien untuk mempercepat alur produksi. Fitur ini sangat cocok bagi mereka yang ingin mengunggah konten secara rutin tanpa menghabiskan banyak waktu di tahap editing dasar.