KALIMANTAN TIMUR — Pelepasan kontingen ini menjadi momen penting bagi para atlet yang telah menjalani persiapan panjang. Erick menegaskan bahwa keberangkatan ke Jepang bukan sekadar seremonial, melainkan puncak dari kerja keras yang harus dibayar tuntas dengan performa terbaik di lapangan.
"Intinya saya mengingatkan mereka, yuk sama-sama kita jaga. Ini sebuah kesempatan buat kita semua. Saya harapkan mereka bisa fokus," ujar Erick di hadapan para atlet.
Keputusan menurunkan target dari tujuh menjadi empat medali emas tidak diambil tanpa perhitungan. Kemenpora melakukan evaluasi menyeluruh terhadap hasil Asian Games 2022 serta memetakan cabang olahraga yang berpotensi menyumbang medali di Aichi-Nagoya.
Faktor utama yang memengaruhi target adalah tidak dipertandingkannya tiga nomor yang sebelumnya menjadi andalan Indonesia. Meski demikian, Erick menegaskan bahwa angka tersebut bukan batas akhir.
"Sekarang jadi targetnya empat. Ya kita berusaha dan kita lihat nanti seperti apa pencapaiannya," kata Erick.
Di hadapan para atlet, Erick mengingatkan bahwa mereka telah mengorbankan banyak hal demi membela nama bangsa. Mereka meninggalkan bangku sekolah dan rutinitas harian untuk menjalani pemusatan latihan yang melelahkan.
"Para atlet kita meninggalkan sekolah, meninggalkan juga bagaimana kehidupan keseharian mereka untuk berusaha agar Merah Putih berkibar di kancah internasional," jelasnya.
Erick juga meminta seluruh masyarakat untuk memberikan dukungan moral kepada kontingen. Menurutnya, doa dan semangat dari publik menjadi energi tambahan yang tidak kalah penting dari persiapan fisik dan mental.
"Kami minta semua warga yang ada di sini agar atlet kita tetap semangat untuk bisa mendapatkan emas sebanyak-banyaknya pada Asian Games 2026," ujarnya.
Momen pelepasan ditutup dengan seruan yang membangkitkan adrenalin. Ketika Erick berteriak "Bisa dapat emas?", para atlet menjawab serempak, "Bisaaaa!" Jawaban itu menjadi deklarasi tekad mereka untuk berjuang maksimal di panggung Asia.
Asian Games Aichi-Nagoya akan menjadi ujian sesungguhnya bagi kesiapan Indonesia. Dengan target yang realistis dan semangat yang menyala, kontingen diharapkan mampu membawa pulang hasil terbaik dan mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.