KALIMANTAN TIMUR — WhatsApp kembali memperluas cara orang berkomunikasi di platformnya. Kali ini, perusahaan milik Meta tersebut menyiapkan fitur guest call atau panggilan tamu untuk WhatsApp Web, yang memungkinkan pengguna melakukan panggilan suara dengan orang lain hanya melalui tautan web.
Artinya, penerima panggilan tidak perlu mengunduh aplikasi WhatsApp, membuat profil akun, atau memverifikasi nomor telepon. Cukup buka tautan yang dibagikan, dan mereka bisa langsung bergabung dalam panggilan.
Fitur guest call merupakan pengembangan lanjutan dari fitur guest chat yang diluncurkan WhatsApp pada awal tahun ini. Dengan guest chat, pengguna dapat mengobrol dengan siapa saja melalui tautan web tanpa perlu akun WhatsApp.
Penerima tautan guest chat bisa membukanya di ponsel atau browser desktop dan langsung bergabung dalam percakapan sementara. Di daftar chat, profil mereka akan muncul dengan label "Tamu" untuk menandai bahwa mereka bukan pengguna WhatsApp.
Berbeda dengan guest chat yang tautannya kedaluwarsa setelah 10 hari tidak aktif, guest call bersifat real-time. Tautan panggilan akan langsung kedaluwarsa begitu panggilan berakhir. Alasannya, panggilan berlangsung lebih cepat daripada chat karena komunikasi terjadi secara langsung tanpa saling menunggu balasan.
WhatsApp memastikan fitur ini tetap mengedepankan privasi. Seluruh panggilan tamu dilindungi enkripsi end-to-end, sehingga isi percakapan hanya bisa diakses oleh para peserta yang terlibat.
Menurut laporan WABetaInfo, WhatsApp Web akan menghasilkan pengidentifikasi unik untuk setiap sesi obrolan dan panggilan tamu. Identifikasi ini kemudian dipakai untuk membuat kunci enkripsi yang melindungi panggilan.
Sistem inilah yang membuat WhatsApp tidak memerlukan akun untuk menghasilkan kunci enkripsi. Identifikasi dari sesi browser dinilai sudah cukup. WhatsApp sendiri mengklaim tidak dapat mengakses isi percakapan yang terenkripsi tersebut.
Meski penerima tidak perlu punya akun, pengirim atau host panggilan tetap memegang kendali penuh atas jalannya sesi. Host bisa memilih siapa saja peserta yang boleh masuk, mengeluarkan tamu yang mengganggu kapan pun selama panggilan berlangsung, atau mengakhiri panggilan sepenuhnya.
Mekanisme ini penting untuk mencegah penyalahgunaan, terutama karena tautan panggilan bisa tersebar ke pihak yang tidak diinginkan. Dengan kontrol di sisi host, risiko gangguan dari peserta tak dikenal bisa ditekan.
Fitur guest call saat ini masih dalam tahap pengembangan dan belum bisa diakses publik. WhatsApp juga belum memberikan jadwal resmi kapan fitur ini akan dirilis.
Namun, sejumlah pengamat memperkirakan fitur ini berpeluang masuk ke pengujian publik dalam beberapa bulan mendatang setelah pengembangannya rampung. Pola ini sejalan dengan cara WhatsApp biasanya merilis fitur baru, yakni lewat program beta sebelum ketersediaan umum.
Jika terealisasi, guest call bisa memperluas fungsi WhatsApp Web sebagai kanal komunikasi lintas platform. Bagi pelaku bisnis digital, fitur ini membuka peluang baru untuk berinteraksi dengan pelanggan yang belum menjadi pengguna WhatsApp, misalnya dalam sesi konsultasi atau dukungan teknis sekali pakai. Sementara bagi pengguna umum, ini menjadi cara praktis menghubungi orang tanpa memaksa mereka memasang aplikasi tambahan.