SAMARINDA — Udara kabur diprakirakan mendominasi langit Kalimantan Timur dan IKN pada Minggu, 25 Oktober 2026. BMKG mencatat hampir seluruh wilayah pemantauan mengalami kondisi serupa tanpa jeda, dari pagi sampai malam.
Rentang suhu di Kaltim dan IKN berada di 23–34 derajat Celsius. Kelembapan udara bergerak dari 48 persen hingga 97 persen, angka yang menunjukkan udara cukup lembap meski langit tampak keruh.
Di wilayah tengah Kaltim, Samarinda dan Tenggarong kompak dilanda udara kabur sepanjang hari. Suhu Samarinda berkisar 26–33 derajat Celsius.
Tenggarong menjadi salah satu titik terpanas. Suhu di kota itu menyentuh 34 derajat Celsius, batas atas rentang suhu yang diprakirakan BMKG untuk wilayah Kaltim dan IKN.
Kondisi serupa menimpa IKN. Udara kabur berpotensi bertahan dari pagi hingga malam, dengan suhu 25–33 derajat Celsius dan kelembapan 56–96 persen.
Di pedalaman, Sendawar dan Ujoh Bilang juga mengalami udara kabur sepanjang hari. Suhu Sendawar berkisar 25–33 derajat Celsius dengan kelembapan 55–91 persen.
Ujoh Bilang punya rentang suhu relatif lebih rendah, yakni 23–32 derajat Celsius. Kelembapan di wilayah itu berada di 52–87 persen.
Kawasan pesisir utara dan timur tak luput. Berau, Sangatta, dan Bontang diprakirakan mengalami udara kabur sejak pagi hingga malam.
Berau mencatat kelembapan tertinggi di antara tiga wilayah itu, mencapai 65–97 persen, dengan suhu 25–32 derajat Celsius. Sangatta bersuhu 25–31 derajat Celsius dan kelembapan 63–84 persen.
Bontang berada pada rentang suhu 26–32 derajat Celsius. Tingkat kelembapannya berkisar 62–86 persen.
Di wilayah selatan, Tanah Grogot dan Penajam menghadapi kondisi yang sama. Tanah Grogot bersuhu 25–34 derajat Celsius dengan kelembapan 48–91 persen.
Penajam diprakirakan bersuhu 26–30 derajat Celsius. Kelembapan di sana berkisar 68–85 persen.
Balikpapan mengalami udara kabur sepanjang hari dengan rentang suhu paling sempit, yakni 27–29 derajat Celsius. Kelembapan kota itu berada di 75–81 persen.
Dari data BMKG, Tanah Grogot dan Tenggarong menjadi dua titik dengan suhu tertinggi, masing-masing menyentuh 34 derajat Celsius. Kelembapan terendah tercatat di Tanah Grogot, 48 persen.
Warga di 12 wilayah tersebut sebaiknya menyesuaikan aktivitas luar ruang. Udara kabur yang bertahan sepanjang hari bisa mengganggu jarak pandang, terutama bagi pengendara yang melintas pagi dan malam.