TENGGARONG — Agenda dua tahunan Karang Taruna se-Kalimantan Timur itu tidak sekadar pertemuan seremonial. Lebih dari itu, forum ini menjadi pintu masuk pembentukan kepengurusan definitif tingkat provinsi yang selama ini dinanti.
Ketua Caretaker Karang Taruna Kaltim, Agus Maimun, menegaskan bahwa acara ini merupakan amanah langsung dari Pengurus Nasional Karang Taruna (PNKT). Hal itu tertuang dalam Surat Keputusan Nomor 008/INT/KEP/PNKT/XII/2025.
“Sesusai dengan SK PNKT Nomor 008/INT/KEP/PNKT/XII/2025, tugas kami salah satunya mengantarkan kepengurusan definitif melalui Temu Karya Karang Taruna Provinsi Kaltim,” ujar Agus, Senin (11/5/2026).
Asistensi Nasional dan Dasar Hukum Pelaksanaan
Proses persiapan tidak dilakukan secara instan. Agus menyebut seluruh tahapan sudah dimatangkan, termasuk asistensi dari PNKT yang mengacu pada aturan organisasi dan regulasi pemerintah.
“Alhamdulillah seluruh tahapan demi tahapan telah kami lakukan, termasuk asistensi yang sudah dilakukan oleh PNKT sesuai dengan Permensos 9 Tahun 2025 maupun pedoman operasional Karang Taruna,” jelasnya.
Peserta dan Pihak yang Diundang
Panitia telah mengirimkan undangan kepada pengurus Karang Taruna aktif dari seluruh kabupaten dan kota di Kaltim. Tidak hanya itu, sejumlah elemen strategis juga dilibatkan untuk memastikan forum berjalan komprehensif.
“Kami telah mengundang pengurus kabupaten Karang Taruna yang aktif dan berbagai pihak di antaranya ormas kepemudaan, pembina teknis Karang Taruna provinsi yakni Dinas Sosial Provinsi, Dinas Pemuda dan Olahraga, Forkopimda serta undangan lainnya,” kata Agus.
Kesiapan Panitia Menjelang Hari H
Perwakilan organizing committee (OC), Ferza Agustia Darma, memastikan persiapan teknis sudah hampir rampung. Sejumlah peserta dan steering committee (SC) telah tiba di lokasi untuk melakukan registrasi.
“Persiapan sudah hampir 100 persen untuk dilaksanakan esok hari dan hari ini para panitia SC maupun peserta sudah datang melakukan registrasi. Semoga semua berjalan lancar dan sukses,” pungkas Ferza.
Agus berharap kegiatan ini mampu memperkuat koordinasi antar pengurus di tingkat kabupaten dan kota, sekaligus membawa dampak positif bagi perkembangan organisasi kepemudaan di Kalimantan Timur. “Kami mohon doa kepada seluruh masyarakat Kaltim, khususnya warga Karang Taruna se-Kaltim agar pelaksanaan Temu Karya berjalan lancar dan sukses,” ucapnya.