Pencarian

Harga Emas Antam Turun Rp20 Ribu, Sementara Pegadaian dan UBS Justru Naik—Pembeli Diminta Cermat Pilih

Rabu, 13 Mei 2026 • 11:02:59 WIB
Harga Emas Antam Turun Rp20 Ribu, Sementara Pegadaian dan UBS Justru Naik—Pembeli Diminta Cermat Pilih
Harga emas Antam turun Rp20 ribu per gram pada 13 Mei seiring pelemahan harga emas global.

KALIMANTAN TIMUR — Pada Rabu (13/5), Antam mencatat penurunan sejalan dengan pelemahan harga emas global. Harga dasar emas Antam untuk pecahan 1 gram turun Rp20 ribu dibandingkan perdagangan Selasa, sementara harga buyback-nya juga turun Rp20 ribu menjadi Rp2,656 juta per gram. Spread atau selisih antara harga jual dan pembelian kembali mencapai Rp183 ribu per gram—margin yang menjadi pendapatan utama pedagang emas.

Pelemahan tidak terbatas pada pecahan kecil. Emas Antam ukuran 5 gram melemah Rp100 ribu, 10 gram turun Rp200 ribu, hingga pecahan besar 100 gram terkoreksi Rp2 juta. Respons pasar terhadap Antam jelas—penjual lebih dominan dibanding pembeli.

Pegadaian dan UBS Berbeda Arah

Kontras dengan Antam, harga emas di Pegadaian menunjukkan penguatan. Produk Galeri24 milik Pegadaian naik Rp22 ribu menjadi Rp2,836 juta per gram, sementara UBS menguat lebih tajam dengan kenaikan Rp25 ribu ke Rp2,887 juta per gram. Fenomena ini mencerminkan dinamika pasar yang kompleks—bukan semata ikutan pergerakan harga global, melainkan juga permintaan lokal dan strategi harga setiap penerbit.

BSI Gold, produk digital dari bank syariah, berada di level Rp2,733 juta per gram (harga beli) dan Rp2,601 juta (buyback), posisi termurah di antara keempat pilihan utama.

Perbedaan Harga: Faktor di Baliknya

Divergensi harga emas antarproduk bukan anomali. Setiap penerbit—Antam, BSI, Pegadaian, UBS—memiliki model bisnis, standar cetakan, dan jalur distribusi yang berlainan. Antam, sebagai produsen emas murni milik negara, menetapkan harga berdasarkan cost of production ditambah margin keuntungan. Pegadaian dan UBS, yang juga berperan sebagai reseller, menyesuaikan harga dengan kondisi pasar lokal dan permintaan real-time pelanggan mereka.

Bagi investor atau pembeli emas batangan, perbedaan ini memberikan fleksibilitas. Siapa yang mencari harga terendah hari ini akan memilih BSI Gold (Rp2,733 juta), sementara pembeli yang memprioritaskan likuiditas buyback (mudah dijual kembali) mungkin lebih percaya pada Antam atau Pegadaian meskipun sedikit lebih mahal.

Spread Jual-Beli: Biaya Tersembunyi Pembeli

Perlu diperhatikan, selisih antara harga jual dan buyback mencerminkan biaya transaksi yang ditanggung pembeli. Antam hari ini menawarkan spread Rp183 ribu per gram. Jika pembeli membeli emas seharga Rp2,839 juta hari ini dan menjualnya kembali besok pada harga yang sama, mereka akan rugi Rp183 ribu per gram—belum termasuk biaya administrasi atau PPh yang mungkin berlaku.

Semakin sempit spread, semakin efisien transaksi emas sebagai instrumen likuid. Spread yang lebar menguntungkan penjual emas (pedagang atau penerbit), namun merugikan pembeli yang berencana jual kembali dalam jangka pendek.

Snapshot Harga 13 Mei

  • Antam (1 gram): Rp2.839.000 | Buyback: Rp2.656.000 | Spread: Rp183.000
  • BSI Gold (1 gram): Rp2.733.000 | Buyback: Rp2.601.000 | Spread: Rp132.000
  • Galeri24 Pegadaian (1 gram): Rp2.836.000 (naik Rp22 ribu dari kemarin)
  • UBS (1 gram): Rp2.887.000 (naik Rp25 ribu dari kemarin)

Investor mengandung risiko—terlebih dalam instrumen emas yang sensitif terhadap fluktuasi nilai tukar rupiah dan sentimen global. Sebelum membeli, pastikan strategi investasi Anda jelas: apakah tujuan simpan jangka panjang (hold), atau transaksi cepat yang memerlukan likuiditas tinggi.

Bagikan
Sumber: cnnindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks