Pencarian

Agus Setiawan, Pejuang Lingkungan Asal PPU, Buktikan Putra Daerah Bisa Jaga Oase Hijau di Tengah Deru IKN

Rabu, 27 Mei 2026 • 13:17:50 WIB
Agus Setiawan, Pejuang Lingkungan Asal PPU, Buktikan Putra Daerah Bisa Jaga Oase Hijau di Tengah Deru IKN
Agus Setiawan aktif menanam pohon di Buluminung sebagai upaya pelestarian lingkungan di tengah pembangunan IKN.

PENAJAM PASER UTARA — Agus Setiawan, S.Hut., adalah potret nyata putra daerah yang memilih berjuang dari dalam. Lahir dan besar di Buluminung pada 15 Agustus 1996, ia menolak untuk melupakan kampung halamannya meskipun geliat pembangunan IKN kian masif. Ia justru menjadikan isu lingkungan sebagai medan perjuangan utama.

Apa yang Dilakukan Agus Setiawan di PPU?

Agus tidak sekadar menjadi penonton. Ia aktif dalam berbagai inisiatif pelestarian lingkungan di PPU, mulai dari penghijauan lahan kritis hingga edukasi warga tentang pentingnya menjaga ekosistem. Langkah ini ia ambil karena menyadari bahwa pembangunan IKN membawa tekanan besar terhadap alam sekitar.

“Kami tidak anti-pembangunan, tapi pembangunan harus berkelanjutan. Jangan sampai hutan yang jadi paru-paru kita habis digerus beton,” ujarnya dalam sebuah kesempatan di PPU, seperti dikutip dari bahan berita.

Mengapa Perjuangan Lingkungan di PPU Krusial?

PPU adalah salah satu wilayah yang paling terdampak langsung oleh pembangunan IKN. Alih fungsi lahan, peningkatan aktivitas konstruksi, dan mobilitas pendatang baru menjadi ancaman serius bagi kelestarian alam. Agus hadir sebagai pengingat bahwa kemajuan tidak harus mengorbankan lingkungan.

Ia kerap turun ke lapangan, mengajak pemuda setempat untuk menanam pohon di bantaran sungai dan area yang rawan longsor. Aktivitas ini tidak hanya menyelamatkan lingkungan, tetapi juga membangun kesadaran kolektif bahwa masa depan IKN tergantung pada kelestarian alam di sekitarnya.

Dampak Nyata bagi Warga Sekitar

Upaya Agus mulai membuahkan hasil. Beberapa titik di Buluminung yang sempat gersang kini mulai menghijau kembali. Warga sekitar mengaku merasakan udara yang lebih sejuk dan berkurangnya debu dari aktivitas proyek.

“Dulu kalau musim kemarau, debu tebal sekali. Sekarang mulai berkurang karena banyak pohon baru yang ditanam,” kata seorang warga setempat. Agus berharap, gerakan kecil ini bisa menjadi contoh bagi desa-desa lain di PPU untuk ikut serta menjaga lingkungan.

FAQ: Pertanyaan Seputar Perjuangan Agus Setiawan

Siapa Agus Setiawan dan apa latar belakangnya?

Agus Setiawan, S.Hut., adalah pemuda kelahiran Buluminung, 15 Agustus 1996. Ia adalah seorang sarjana kehutanan yang memilih untuk mengabdikan diri di kampung halamannya di PPU sebagai pejuang lingkungan di tengah pembangunan IKN.

Apa dampak langsung dari perjuangannya bagi warga PPU?

Dampak langsung yang dirasakan warga adalah penghijauan di beberapa titik lahan kritis di Buluminung. Hal ini membantu mengurangi polusi debu dan menjaga kualitas udara di sekitar pemukiman yang berdekatan dengan proyek IKN.

Mengapa perjuangan lingkungan di PPU penting untuk IKN?

PPU adalah penyangga utama IKN. Menjaga lingkungan di PPU berarti memastikan keseimbangan ekosistem tetap terjaga, sehingga pembangunan IKN tidak hanya fokus pada infrastruktur, tetapi juga pada keberlanjutan alam untuk generasi mendatang.

Bagikan
Sumber: kaltimpost.jawapos.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks