Pencarian

Curanmor dan Begal Makin Meresahkan, Ojol Balikpapan Curhat ke Polda Kaltim, Polisi Janji Perbanyak Patroli

Jumat, 29 Mei 2026 • 19:03:55 WIB
Curanmor dan Begal Makin Meresahkan, Ojol Balikpapan Curhat ke Polda Kaltim, Polisi Janji Perbanyak Patroli
Perwakilan ojol Balikpapan menyampaikan keluhan terkait maraknya curanmor dan begal kepada Polda Kaltim.

BALIKPAPAN — Aksi kriminal jalanan seperti curanmor dan begal dalam beberapa pekan terakhir menjadi momok bagi para pengemudi ojek online di Kota Balikpapan. Keluhan ini disampaikan langsung oleh perwakilan ojol dalam forum dialog bersama Direktorat Lalu Lintas Polda Kalimantan Timur. Mereka meminta ada tindakan nyata agar keamanan di lapangan segera pulih.

Dalam pertemuan yang digelar di Mapolda Kaltim itu, para pengemudi mengaku resmi karena aksi pelaku kerap terjadi di jam-jam sepi, terutama saat mereka sedang menunggu orderan di pinggir jalan. "Kami sangat waswas. Teman-teman banyak yang jadi korban, motornya dibawa kabur, ada juga yang diancam pakai senjata tajam," ujar salah satu koordinator ojol dalam forum tersebut.

Polisi Janji Tingkatkan Patroli di Titik Rawan

Menanggapi keluhan tersebut, pihak Polda Kaltim memastikan akan segera menambah personel patroli di sejumlah ruas jalan yang dinilai rawan, seperti kawasan ring road, pelabuhan, dan permukiman padat. "Kami akan perbanyak patroli dialogis dan juga patroli bersenjata lengkap pada malam hari. Ini komitmen kami untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat," ujar perwakilan Ditlantas Polda Kaltim.

Polisi juga mengimbau para pengemudi ojol untuk tidak melawan jika bertemu pelaku dan segera melapor ke kantor polisi terdekat. Selain patroli, pihaknya akan mengaktifkan kembali pos-pos keamanan di titik strategis yang selama ini vakum.

Kapan Patroli Dimulai?

Peningkatan patroli direncanakan mulai dilakukan dalam waktu dekat. Polda Kaltim belum merinci jadwal pasti, namun memastikan langkah ini merupakan respons cepat atas laporan yang masuk. "Kami tidak ingin kasus seperti ini terus terulang. Mulai pekan depan, kami akan evaluasi titik-titik mana yang paling prioritas," tambahnya.

Para pengemudi ojol berharap janji ini tidak hanya menjadi wacana. Mereka meminta polisi juga menggandeng komunitas keamanan lingkungan setempat agar pengawasan lebih maksimal. "Kami siap jadi mata dan telinga polisi. Tapi kami juga butuh jaminan keselamatan saat bekerja," kata pengemudi lainnya.

Apa yang Harus Dilakukan Ojol Saat Melihat Aksi Kriminal?

Polisi mengimbau agar pengemudi tidak mengambil tindakan sendiri. Segera hubungi call center 110 atau lapor ke pos polisi terdekat. Rekam kejadian jika memungkinkan, namun utamakan keselamatan diri.

Apakah Ada Titik Lokasi yang Paling Rawan?

Berdasarkan laporan para ojol, kawasan ring road Balikpapan dan sekitar pelabuhan Semayang menjadi lokasi yang paling sering terjadi aksi begal dan curanmor. Polisi akan memprioritaskan patroli di area tersebut.

Berapa Banyak Ojol yang Menjadi Korban?

Polda Kaltim belum merilis data pasti jumlah korban. Namun, dalam dialog tersebut, puluhan pengemudi mengaku pernah mengalami atau mengetahui rekannya yang menjadi korban dalam tiga bulan terakhir.

Bagikan
Sumber: kaltimpost.jawapos.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks