Pencarian

UPTD Labanan Kembangkan BioGrass Agrinak, Rumput Pakan Ternak Unggul Tahan Kekeringan untuk Peternak Berau

Selasa, 02 Juni 2026 • 15:05:34 WIB
UPTD Labanan Kembangkan BioGrass Agrinak, Rumput Pakan Ternak Unggul Tahan Kekeringan untuk Peternak Berau
Petugas UPTD Labanan menunjukkan bibit BioGrass Agrinak sebagai pakan ternak tahan kekeringan.

BERAU — UPTD Labanan, unit pelaksana teknis daerah di bawah Dinas Pertanian dan Peternakan Kalimantan Timur, resmi mengembangkan BioGrass Agrinak sebagai pakan ternak alternatif. Rumput varietas unggul ini diklaim memiliki kandungan nutrisi tinggi dan mampu bertahan di musim kemarau panjang.

Apa Keunggulan BioGrass Agrinak Dibanding Rumput Biasa?

BioGrass Agrinak dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan nutrisi ternak ruminansia seperti sapi dan kambing. Dibandingkan rumput lapangan biasa, varietas ini memiliki kadar protein lebih tinggi sehingga dapat mempercepat pertumbuhan dan bobot ternak.

Ketahanan terhadap kekeringan menjadi nilai tambah utama. Peternak di Berau yang kerap menghadapi musim kemarau ekstrem tak perlu khawatir hijauan pakan mengering. Akar rumput ini mampu menjangkau air lebih dalam dan tetap hijau meski curah hujan rendah.

Bagaimana Dampaknya bagi Peternak Berau?

Pengembangan BioGrass Agrinak menyasar peternak kecil dan menengah di Kabupaten Berau. Selama ini, banyak peternak mengeluhkan sulitnya mendapatkan pakan hijauan berkualitas saat kemarau. Harga pakan konsentrat yang mahal kerap membebani biaya produksi.

Dengan adanya rumput unggul ini, peternak bisa menekan biaya pakan hingga 30-40 persen. UPTD Labanan juga menyiapkan sistem pembibitan dan distribusi bibit agar peternak bisa langsung menanam di lahan mereka.

Kapan Peternak Bisa Mulai Mengakses Bibit?

UPTD Labanan menargetkan bibit BioGrass Agrinak mulai didistribusikan secara bertahap pada pertengahan tahun ini. Peternak yang tergabung dalam kelompok ternak binaan akan menjadi prioritas pertama. Mereka juga akan mendapat pendampingan teknis cara penanaman dan perawatan.

Ke depannya, pengembangan ini diharapkan bisa memperkuat ketahanan pakan ternak di Kalimantan Timur secara keseluruhan. Jika sukses, varietas ini bisa direplikasi ke daerah lain dengan kondisi geografis serupa.

Apa Saja Syarat Lahan untuk Menanam BioGrass Agrinak?

Rumput ini tidak memerlukan lahan khusus. Peternak bisa menanam di lahan kering, tegalan, atau area sekitar kandang. Proses penanaman cukup sederhana: stek batang ditanam dengan jarak 50x50 sentimeter, lalu disiram secara rutin selama dua minggu pertama.

Setelah masa adaptasi, rumput bisa dipanen setiap 40-45 hari. Dalam setahun, satu hektare lahan bisa menghasilkan puluhan ton hijauan segar. Produktivitas ini jauh lebih tinggi dibanding rumput alam yang hanya bisa dipanen dua hingga tiga kali setahun.

Inovasi BioGrass Agrinak menjadi angin segar bagi peternak di Berau yang selama ini bergantung pada pakan alami yang tak menentu. Dengan rumput unggul ini, produktivitas ternak diharapkan meningkat drastis, sekaligus menekan biaya operasional harian.

Bagikan
Sumber: kaltimpost.jawapos.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks