Pencarian

Uji Kualitas Pondasi Jembatan 1 Tering–Long Bagun 8 Rampung, Pembangunan Abutment Segera Dimulai

Selasa, 02 Juni 2026 • 15:07:16 WIB
Uji Kualitas Pondasi Jembatan 1 Tering–Long Bagun 8 Rampung, Pembangunan Abutment Segera Dimulai
Tim konstruksi menyelesaikan uji kualitas pondasi bore pile Jembatan 1 Tering–Long Bagun 8.

MAHAKAM ULU — Uji kualitas pondasi Jembatan 1 Tering–Long Bagun 8 telah rampung dikerjakan. Pengujian bore pile yang menjadi fondasi utama struktur jembatan dinyatakan tuntas tanpa kendala berarti, membuka jalan bagi tahapan konstruksi berikutnya.

Pekerjaan selanjutnya akan berfokus pada pembangunan abutment, yaitu struktur penyangga di kedua ujung jembatan yang berfungsi menahan beban gelagar dan lalu lintas. Langkah ini merupakan milestone penting setelah pekerjaan pondasi dalam dinyatakan laik secara teknis.

Apa Itu Bore pile dan Mengapa Uji Kualitas Ini Krusial?

Bore pile adalah tiang pancang beton yang dibor dan dicor langsung di dalam tanah untuk mencapai lapisan tanah keras. Pengujiannya memastikan daya dukung pondasi mampu menahan beban jembatan dan kondisi geografis Mahulu yang berbukit dan rawan pergerakan tanah.

Tanpa uji ini, risiko kegagalan struktur di masa depan sangat tinggi, terutama saat musim hujan yang kerap memicu longsor di kawasan hulu Sungai Mahakam.

Progres Proyek Jembatan 1 Tering–Long Bagon 8

Jembatan 1 merupakan bagian dari paket pembangunan delapan titik jembatan yang menghubungkan Tering dan Long Bagun. Proyek ini dirancang untuk memutus isolasi transportasi darat di wilayah yang selama ini hanya mengandalkan jalur sungai.

Setelah abutment selesai, pekerjaan akan berlanjut ke pemasangan gelagar baja, pengecoran plat lantai, dan pengaspalan badan jalan. Seluruh tahapan ditargetkan rampung sesuai kontrak multi-years yang didanai APBD dan Dana Alokasi Khusus (DAK) pusat.

Manfaat Jembatan bagi Warga Mahulu

Kehadiran jembatan ini diproyeksikan memangkas waktu tempuh dari Tering ke Long Bagun yang sebelumnya memakan waktu berjam-jam melalui jalur sungai menjadi hanya puluhan menit melalui darat. Akses distribusi logistik, hasil bumi, dan layanan kesehatan seperti ambulans darurat akan jauh lebih cepat.

Warga di kampung-kampung sepanjang poros jalan juga akan lebih mudah mengakses pasar, sekolah, dan pusat pemerintahan di Ujoh Bilang, ibu kota Kabupaten Mahulu.

Proyek ini menjadi salah satu prioritas Pemkab Mahulu untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan hulu yang selama ini terisolasi. Dengan rampungnya uji pondasi, optimisme penyelesaian tepat waktu semakin terbuka lebar.

Bagikan
Sumber: kaltimpost.jawapos.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks