BALIKPAPAN — Badan otonom Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Perempuan Bangsa Kalimantan Timur, menggelar konsolidasi akbar di Balikpapan. Acara ini dihadiri Sekretaris Bidang Organisasi DPP Perempuan Bangsa sekaligus Wakil Menteri Koperasi RI, Farida Farichah, serta Ketua Umum DPW PKB Kaltim Syafruddin.
Para delegasi dari Kota Balikpapan, Samarinda, Bontang, Kutai Kartanegara, Kutai Timur, Berau, Penajam Paser Utara, Paser, Kutai Barat, dan Mahakam Ulu tampak antusias membedah tantangan zaman. Bukan sekadar rapat rutin, Muswil ini menjadi momentum mempertegas posisi perempuan sebagai motor penggerak pembangunan.
Lima Fokus Utama yang Menjadi 'Medan Tempur' Pemikiran
Dalam forum tersebut, para kader merumuskan lima isu krusial yang akan menjadi haluan gerakan ke depan. Pertama, pemberdayaan perempuan dengan membuka ruang aktualisasi diri seluas-luasnya. Kedua, penguatan ekonomi keluarga untuk menciptakan ketahanan finansial berbasis rumah tangga.
Ketiga, akses pendidikan dan kesehatan yang setara dan berkualitas bagi ibu dan anak. Keempat, mendorong partisipasi politik perempuan agar lebih banyak terwakili di parlemen dan kebijakan publik. Kelima, konsolidasi organisasi hingga tingkat ranting.
Pesan dari DPP: Lahirkan Program yang Membumi
Dalam sambutannya, perwakilan DPP Perempuan Bangsa menitipkan misi besar. Kepengurusan baru yang lahir dari Muswil ini diharapkan mampu melahirkan program kerja yang menyentuh langsung kebutuhan akar rumput.
"Perempuan Bangsa harus terus menjadi ruang perjuangan bagi perempuan Indonesia, khususnya di Kalimantan Timur, untuk meningkatkan kapasitas, memperkuat kepemimpinan, dan berkontribusi nyata dalam pembangunan bangsa," tegas perwakilan DPP.
Senada dengan itu, perwakilan DPW PKB Kaltim mengingatkan pentingnya sinergi antara partai dan badan otonom. Perempuan Bangsa dinilai memiliki sentuhan khusus melalui aksi sosial dan pemberdayaan ekonomi yang mampu menyentuh langsung masyarakat.
Penutupan dan Komitmen ke Depan
Muswil ditutup dengan pembacaan rekomendasi strategis, pemilihan ketua baru, dan peneguhan komitmen bersama. Lewat forum ini, Perempuan Bangsa PKB Kaltim bertekad bertransformasi menjadi wadah yang lebih progresif dan inklusif demi mewujudkan masyarakat Kaltim yang maju, sejahtera, dan berkeadilan.