Pencarian

Inggris Hancurkan Afrika Selatan 40 Run, Tantang Australia di Final T20 World Cup

Jumat, 03 Juli 2026 • 05:23:01 WIB
Inggris Hancurkan Afrika Selatan 40 Run, Tantang Australia di Final T20 World Cup
Inggris tampil gemilang menaklukkan Afrika Selatan dengan selisih 40 run di semifinal T20 World Cup.

KALIMANTAN TIMUR — Kemenangan ini menjadi sinyal kebangkitan Inggris di bawah pelatih Charlotte Edwards. Mereka sebelumnya kesulitan di laga-laga penuh tekanan, namun performa sempurna di semifinal ini membungkam keraguan. Bermain di depan 21.128 penonton—rekor penonton wanita di The Oval—Inggris tampil tanpa cela.

Sciver-Brunt dan Knight Selamatkan Inggris dari Awal Buruk

Inggris nyaris terpuruk di awal laga. Mereka kehilangan tiga wicket hanya dalam empat over pertama dengan skor 23-3. Amy Jones, Danni Wyatt-Hodge, dan Alice Capsey gagal berkontribusi. Kenangan pahit semifinal sebelumnya melawan Afrika Selatan sempat membayangi.

Namun Sciver-Brunt, yang baru pulih dari cedera betis dan sempat diragukan tampil, justru tampil perkasa. Bersama Heather Knight (58 dari 47 bola), mereka membangun partnership 133 run dari 90 bola. Keduanya bermain tenang di awal, lalu melesat di babak kedua. Sciver-Brunt mencapai half-century disambut standing ovation penonton.

Fielding Superior: Dari Kelemahan Jadi Senjata

Jika sebelumnya fielding Inggris menjadi titik lemah—terbukti saat tersingkir di Piala Dunia T20 lalu dan di Ashes 2024-25—kini segalanya berubah. Sophie Ecclestone menunjukkan peningkatan drastis dengan dua tangkapan spektakuler. Ia menangkap Laura Wolvaardt di mid-on dengan lompatan tinggi, lalu mengamankan tangkaran Sune Luus di short fine leg.

Danni Wyatt-Hodge juga menyumbang aksi brilian dengan run out langsung Sinalo Jafta dari backward point. Lauren Bell dan Charlie Dean masing-masing mengemas dua wicket, sementara Freya Kemp—yang baru bisa melempar lagi sejak Mei karena cedera punggung—hanya kebobolan 11 run dari tiga over.

Langkah Afrika Selatan Terhenti di Semifinal Lagi

Afrika Selatan hanya mampu mencetak 129-8 dari 20 over. Anneke Brits menjadi pencetak run terbanyak dengan 51 dari 45 bola, tapi tak cukup mengejar target 170. Marizanne Kapp, andalan Proteas, gagal setelah terkena leading edge dan tertangkap cover.

South Africa kembali gagal di semifinal turnamen global. Sementara Inggris, meski diunggulkan kedua melawan Australia di Lord's, memiliki peluang nyata meraih trofi pertama mereka sejak 2017.

Bagikan
Sumber: bbc.co.uk

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks