SAMARINDA — Kehadiran Marciano Norman di Samarinda bukan sekadar seremoni pelantikan. Sebelum prosesi di Pendopo Lamin Etam, ia memilih menyambangi lapangan padel yang mulai populer di Kalimantan Timur. Langkah ini ia nilai penting untuk melihat langsung sejauh mana perkembangan olahraga tersebut di daerah.
Infrastruktur Sia-sia Tanpa Pembinaan Berjenjang
Di hadapan Ketua KONI Kaltim H. Anderiy yang mendampinginya, Marciano mengingatkan bahwa fasilitas mewah tak akan berarti tanpa atlet yang terlatih. Menurutnya, KONI daerah harus mampu mengidentifikasi dan menghimpun atlet-atlet potensial sejak dini.
“Dengan pembinaan yang tepat, atlet daerah memiliki peluang besar meraih prestasi di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Marciano dalam keterangannya.
Padel Jadi Cabang Olahraga yang Kini Berkembang Pesat di Kaltim
Padel, olahraga raket yang menyerupai perpaduan tenis dan squash, tengah mencuri minat masyarakat Kaltim. Aubrey Padel di Jalan Juanda disebut sebagai salah satu tempat latihan yang representatif. Marciano mendorong pengurus cabang olahraga untuk mulai memetakan potensi atlet di berbagai daerah agar pembinaan lebih terarah.
Komitmen KONI Kaltim: Program Lebih Terstruktur dan Sinergi dengan Stakeholder
Menanggapi arahan tersebut, H. Anderiy menyatakan pihaknya siap memperkuat program pembinaan di semua cabang olahraga. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pengurus cabang dan pemangku kepentingan lainnya.
“Kami berkomitmen memperkuat sistem pembinaan atlet melalui program yang lebih terstruktur serta mempererat sinergi dengan pengurus cabang olahraga dan seluruh pemangku kepentingan,” kata Anderiy.
Pelantikan Malam Hari Jadi Momentum Pembenahan Organisasi
Usai meninjau fasilitas padel, Marciano beristirahat di hotel sebelum menghadiri pelantikan Pengurus KONI Kaltim periode 2026–2030 pada malam harinya. Pelantikan ini diharapkan menjadi awal penguatan organisasi dalam meningkatkan kualitas pembinaan olahraga prestasi sekaligus mempersiapkan atlet menghadapi kejuaraan nasional maupun internasional.