KALIMANTAN TIMUR — PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) resmi meluncurkan New Xforce Hybrid di Jakarta pada Kamis (16/7/2026). Model ini membawa teknologi Hybrid Electric Vehicle (HEV) generasi kedua yang memerlukan perhatian khusus dalam pemilihan bahan bakar.
Rekomendasi Pabrikan: RON 95 untuk Performa Optimal
Head of Product Planning Department MMKSI, Nur Ali Said, menegaskan bahwa pihak pabrikan merekomendasikan penggunaan bensin dengan Research Octane Number (RON) 95. "Saat ini kita merekomendasikan tetap di RON 95 ya, cuma minimumnya itu tetap bisa di RON 90," ujarnya dalam konferensi pers.
Artinya, bahan bakar seperti Pertalite (RON 90) maupun Pertamax (RON 92) tidak termasuk dalam daftar rekomendasi utama. Pilihan yang paling sesuai adalah Pertamax Green 95 atau BP Ultimate yang memiliki standar oktan 95.
Sistem Adaptif Mesin: RON 90 Tetap Aman, tapi Ada Konsekuensi
Meski rekomendasi utama adalah RON 95, Mitsubishi memastikan New Xforce Hybrid tetap aman mengonsumsi BBM RON 90. Hal ini dimungkinkan berkat sistem manajemen mesin yang dirancang untuk menyesuaikan diri secara otomatis terhadap kualitas bahan bakar.
Deputy Group Head of Aftersales Strategy MMKSI, Irwansyah Siregar, menjelaskan bahwa kendaraan telah dilengkapi sistem yang bisa mengadopsi kondisi RON yang variabel. "Memang pasti ada konsekuensi kalau pakai RON 90 terjadi penurunan sedikit di sisi efisiensi dan juga performa, tapi tetap aman untuk digunakan di kendaraan," jelasnya.
Dapur Pacu: Mesin 1.6 Liter dan Motor Listrik 116 PS
New Xforce Hybrid dibekali mesin bensin 1.6 liter DOHC MIVEC yang dipadukan dengan motor listrik. Motor listriknya mampu menghasilkan tenaga 116 PS dengan torsi 255 Nm, sementara mesin bensin menyumbang tenaga 107 PS dan torsi 134 Nm.
Kombinasi kedua sumber tenaga ini membuat Xforce Hybrid mengandalkan motor listrik sebagai penggerak utama dalam banyak kondisi berkendara. Mesin bensin akan bekerja secara otomatis untuk membantu penggerak, mengisi daya baterai, atau berkolaborasi dengan motor listrik ketika dibutuhkan tenaga lebih besar.
Dengan penggunaan bensin RON 95 sesuai rekomendasi pabrikan, sistem hybrid ini dapat bekerja lebih optimal dari sisi performa maupun efisiensi bahan bakar. Pemilik disarankan untuk selalu mengisi bahan bakar sesuai standar yang ditetapkan agar mendapatkan pengalaman berkendara terbaik.