Pencarian

Surutnya Sungai Mahakam Bikin Harga Beras di Mahulu Tembus Rp 1 Juta per Karung, Pemprov Kaltim Kirim Bantuan Pangan

Selasa, 18 Agustus 2026 • 13:16:31 WIB
Surutnya Sungai Mahakam Bikin Harga Beras di Mahulu Tembus Rp 1 Juta per Karung, Pemprov Kaltim Kirim Bantuan Pangan
Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud melepas pengiriman bantuan pangan di halaman Kantor Gubernur Kaltim, Samarinda, Senin.

SAMARINDA — Krisis logistik yang melanda hulu Sungai Mahakam memaksa pemerintah provinsi turun tangan. Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud melepas pengiriman bantuan pangan di halaman Kantor Gubernur Kaltim, Samarinda, Senin, sebagai respons atas membeludaknya harga kebutuhan pokok di pedalaman Mahakam Ulu.

"Mahakam Ulu mungkin jauh di peta, tetapi dekat dalam perhatian Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur," kata Rudy dalam keterangan resmi yang diterima redaksi.

Harga Beras dan LPG Melonjak Ekstrem di Pedalaman

Penyusutan drastis debit air Sungai Mahakam sejak pertengahan Juli 2026 melumpuhkan pelayaran perahu ketinting maupun kapal barang. Rantai pasokan dari wilayah tetangga ke kawasan perbatasan pun terputus total, memicu lonjakan harga yang tidak wajar.

Di Kecamatan Long Pahangai dan Long Apari, harga beras melambung hingga Rp 1 juta per karung. Sementara itu, LPG 3 kilogram tembus Rp 300 ribu per tabung dan stok BBM jenis solar menipis, memaksa warga mengantre sejak subuh untuk mendapatkan pasokan yang dikirim secara estafet.

Jenis Bantuan yang Dikirim ke Mahulu

Pemprov Kaltim menyiapkan sejumlah komoditas pokok untuk meringankan beban warga selama masa kritis ini. Bantuan tersebut meliputi:

  • Beras dan kebutuhan pokok lainnya
  • Minyak goreng dan gula pasir
  • LPG tabung 3 kilogram dan 5 kilogram

Akses Darat Jadi Solusi Jangka Panjang

Rudy menilai surutnya Sungai Mahakam mengganggu distribusi barang, jasa, dan mobilitas masyarakat secara menyeluruh. Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mendorong percepatan pembukaan akses darat agar distribusi logistik ke wilayah pelosok tidak lagi bergantung penuh pada kondisi air sungai.

"Saya instruksikan seluruh pihak terkait mengawal ketat proses pengiriman hingga bantuan tiba dan langsung didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan," ujarnya.

Pengiriman tahap awal difokuskan pada wilayah yang terdampak paling parah, yakni Kecamatan Long Pahangai dan Long Apari, dengan harapan bantuan dapat meredam gejolak harga sebelum akses transportasi pulih sepenuhnya.

Follow halobalikpapan.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kaltim.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks