Pencarian

Asap Karhutla Mulai Pekat di Tenggarong, BPBD Kukar Bagikan 400 Masker ke Pengendara Motor di Dua Simpang

Senin, 24 Agustus 2026 • 18:39:01 WIB
Asap Karhutla Mulai Pekat di Tenggarong, BPBD Kukar Bagikan 400 Masker ke Pengendara Motor di Dua Simpang
Petugas BPBD Kukar membagikan masker kepada pengendara motor di Simpang Tiga Lampu Merah Penyeberangan Pulau Kumala, Tenggarong.

TENGGARONG — Lapisan asap putih mulai terlihat menggantung di udara saat aktivitas warga berlangsung seperti biasa. Para pengendara sepeda motor yang melintas tak punya banyak pilihan selain tetap menghirup udara terbuka yang kualitasnya mulai menurun.

Kondisi ini yang mendorong BPBD Kukar turun ke jalan. Pembagian masker dilakukan sebagai langkah antisipasi dini, sebelum kabut asap semakin pekat dan mengganggu kesehatan warga.

Dua Titik Padat Lalu Lintas Jadi Sasaran Pembagian Masker

Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kukar, Sigit Imam Prasetyo, mengatakan pembagian masker difokuskan pada pengendara roda dua. Sebanyak 200 masker dibagikan di Simpang Tiga Lampu Merah Penyeberangan Pulau Kumala, kemudian dilanjutkan dengan jumlah yang sama di Simpang Empat Unikarta.

"Kami dari BPBD hari ini membagi masker untuk mengantisipasi penyakit ISPA," kata Sigit, Senin (24/8/2026).

Pengendara sepeda motor menjadi sasaran utama karena mereka terpapar langsung udara terbuka selama perjalanan. Berbeda dengan pengguna kendaraan tertutup, paparan asap dan polusi sulit dihindari ketika kualitas udara menurun.

Warga Diminta Tak Menunggu Asap Semakin Pekat

Meski kondisi udara di Tenggarong belum separah sejumlah daerah lain di Kalimantan, Sigit menegaskan perubahan kualitas udara mulai terlihat. Ia mengamati intensitas asap yang perlahan meningkat di langit ibu kota Kukar.

"Karena udara kita ini makin lama asapnya sudah naik agak tebal," ujarnya.

BPBD Kukar memilih membagikan masker langsung di jalan agar pencegahan bisa dilakukan sebelum paparan asap semakin parah. Langkah ini dinilai lebih efektif menjangkau warga yang paling rentan terdampak.

Masyarakat yang tetap beraktivitas di luar ruangan, khususnya pengendara motor, diminta untuk tidak menunggu kondisi memburuk. Penggunaan masker disebut sebagai langkah sederhana namun efektif untuk mengurangi risiko gangguan pernapasan.

"Kami imbau pengendara roda dua khususnya supaya memakai masker untuk mengantisipasi penyakit ISPA dan polusi udara," kata Sigit.

"Harapannya supaya masyarakat berkendara roda dua bermasker untuk menjaga kesehatan masing-masing," pungkasnya.

Follow halobalikpapan.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: komparasinews.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks