KALIMANTAN TIMUR — Bermain dengan format 2v2, Elga dan Akbar tampil konsisten sepanjang turnamen. Mereka berhasil melewati persaingan ketat dari negara-negara kuat Asia sebelum menaklukkan Jepang di partai puncak.
Kunci Sukses di Fase Grup
Perjalanan Garuda di turnamen kontinental ini terbilang impresif. Indonesia mengakhiri fase grup sebagai pemuncak klasemen dengan catatan empat kemenangan, dua kali imbang, dan hanya satu kekalahan.
Sepanjang fase grup, Elga dan Akbar mengumpulkan 14 poin dengan torehan 15 gol dan hanya kebobolan lima kali. Produktivitas lini serang dan solidnya pertahanan menjadi fondasi utama keberhasilan mereka melaju ke babak knockout.
Jalan Panjang Sejak FIFAe Nations League
Gelar juara Asia ini bukan datang secara instan. Elga dan Akbar harus melewati babak kualifikasi panjang melalui FIFAe Nations League 2026 zona Asia East & Oceania.
Di ajang tersebut, Indonesia tampil sebagai juara Week 3 setelah menundukkan Malaysia dengan agregat 4-2 pada grand final. Hasil ini membuat Indonesia memuncaki klasemen Consistency Points dan mengamankan satu tiket menuju Continental Championship.
Modal Berharga untuk FIFAe World Cup 2026
Dengan gelar juara Asia ini, Indonesia dipastikan tampil di FIFAe World Cup 2026. Ini menjadi kali ketiga secara beruntun skuad Garuda merasakan atmosfer Piala Dunia esports.
Performa Elga dan Akbar di turnamen Asia ini menjadi sinyal positif. Konsistensi mereka menghadapi tim-tim kuat seperti Jepang dan Malaysia membuktikan bahwa Indonesia layak diperhitungkan di panggung global.
Selain gelar juara, Indonesia juga berpeluang membawa pulang hadiah ratusan juta rupiah dari turnamen ini. Kini perhatian publik esports tanah air akan tertuju pada persiapan Timnas Indonesia menuju FIFAe World Cup 2026.