Pencarian

Berapa Denda Shopee Pinjam per Hari dan Cara Menghitung Dendanya

Rabu, 14 Januari 2026 • 16:33:00 WIB
Berapa Denda Shopee Pinjam per Hari dan Cara Menghitung Dendanya
denda shopee pinjam

Jakarta - Denda shopee pinjam sering menjadi topik yang banyak dicari pengguna karena berkaitan langsung dengan risiko keterlambatan pembayaran. 

Banyak orang ingin mengetahui besaran biaya keterlambatan per hari serta cara menghitungnya agar kewajiban tidak semakin membesar dan berujung pada penagihan lapangan.

Pengguna layanan Shopee Pinjam kerap merasa bingung saat cicilan tidak terbayar tepat waktu. 

Pertanyaan mengenai besarnya biaya tambahan akibat telat bayar cukup sering muncul, khususnya di kalangan peminjam aktif yang sedang menghadapi kendala keuangan.

Pembahasan ini akan mengulas secara lengkap cara menghitung denda, risiko yang mungkin muncul, serta hal-hal penting yang perlu diperhatikan berdasarkan sumber tepercaya. 

Dengan begitu, pengguna dapat memahami kewajiban pembayaran secara lebih jelas dan terhindar dari masalah di kemudian hari terkait denda shopee pinjam.

Denda Shopee Pinjam Tidak Dihitung Per Hari, Melainkan Per Bulan

Banyak pengguna layanan pinjaman daring kerap keliru memahami cara pengenaan biaya keterlambatan, termasuk pada layanan SPinjam. 

Tidak sedikit yang mengira sistemnya sama seperti pinjaman ilegal atau beberapa layanan paylater lain yang membebankan tambahan biaya setiap hari dengan persentase tertentu.

Pada kenyataannya, skema yang diterapkan berbeda. Shopee Pinjam menetapkan biaya keterlambatan sebesar lima persen dalam hitungan bulanan, bukan harian. 

Dengan demikian, apabila seseorang memiliki kewajiban pembayaran sebesar Rp100.000 dan menunggak selama satu bulan penuh, maka biaya tambahan yang dikenakan adalah Rp5.000.

Total tagihan yang harus dilunasi setelah melewati satu bulan keterlambatan menjadi Rp105.000. 

Meski terlihat ringan, pengguna tetap perlu berhati-hati karena jika pembayaran terus tertunda, akumulasi biaya akan terus bertambah berdasarkan sisa tagihan terakhir yang belum diselesaikan.

Berapa Persen Denda Shopee Pinjam?

Berapa persentase biaya keterlambatan SPinjam? Jika pembayaran tagihan melewati batas waktu, pengguna akan dikenakan tambahan sebesar lima persen dari total tagihan. 

Besaran ini berlaku setiap bulan, bukan dihitung per hari. 

Dengan kata lain, lima persen dihitung dari jumlah keseluruhan tagihan yang harus dibayarkan, itulah yang disebut denda shopee pinjam.

Cara Menghitung Denda Shopee Pinjam

Untuk lebih jelas, mari kita lihat contoh perhitungan biaya keterlambatan SPinjam. Misalnya, kamu memiliki tagihan sebesar Rp300.000 dan terlambat membayar selama 15 hari. Maka, biaya tambahan yang dikenakan adalah:

5% × Rp300.000 = Rp15.000

Jumlah tersebut merupakan denda yang harus dibayarkan. Perlu diingat, pembayaran biaya keterlambatan tidak menghapus kewajiban untuk melunasi cicilan. 

Total yang harus dibayar tetap merupakan gabungan antara tagihan pokok dan biaya keterlambatan.

Denda Dihitung dari Seluruh Tagihan

Biaya keterlambatan dihitung berdasarkan total tagihan yang belum dibayar. Contohnya, jika pada bulan sebelumnya tagihan sebesar Rp300.000 tidak dilunasi, dan pada bulan ini ada tagihan baru Rp300.000, maka total tagihan menjadi Rp600.000. 

Biaya keterlambatan yang berlaku adalah 5% × Rp600.000 = Rp30.000, dengan catatan denda bulan sebelumnya belum dimasukkan.

Jika denda bulan lalu ikut diperhitungkan, total tagihan bulan ini menjadi Rp600.000 + Rp15.000 (denda bulan sebelumnya) = Rp615.000. Maka biaya keterlambatan bulan ini dihitung 5% × Rp615.000 = Rp30.750.

Terlihat jelas bahwa keterlambatan yang terus berlanjut bisa menambah jumlah total tagihan secara signifikan, sehingga penting untuk memperhatikan jatuh tempo pembayaran.

Cara Membayar Denda SPinjam

Pembayaran biaya keterlambatan dilakukan bersamaan dengan pelunasan tagihan. Artinya, saat ingin membayar denda, kamu cukup melunasi tagihan pokok sekaligus. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Buka aplikasi Shopee di ponsel kamu.
  2. Pada halaman utama, pilih menu Saya.
  3. Masuk ke bagian SPinjam.
  4. Periksa tagihan yang muncul, lalu tekan Bayar.
  5. Pilih Pilihan Pembayaran untuk menentukan metode yang ingin digunakan, seperti Indomaret, transfer bank, virtual account, dan lain-lain.
  6. Tekan tombol Bayar.
  7. Lanjutkan pembayaran sesuai instruksi metode yang dipilih.
  8. Simpan bukti pembayaran untuk berjaga-jaga jika terjadi kendala konfirmasi.

Untuk mempercepat proses konfirmasi, disarankan menggunakan metode pembayaran melalui ShopeePay atau virtual account.

Apa Sanksi Jika Tidak Bayar Shopee Pinjam?

Biaya Keterlambatan

Sanksi pertama yang akan dikenakan adalah biaya keterlambatan. Tagihan akan terus bertambah karena biaya ini, ditambah dengan cicilan dari bulan-bulan sebelumnya yang belum dilunasi.

Penagihan Langsung

Tidak menutup kemungkinan petugas penagihan akan datang ke alamat kamu. Tujuannya adalah menagih cicilan yang belum dibayarkan, terutama jika jumlah utangnya cukup besar. 

Selain kedatangan fisik, panggilan telepon, pesan teks, dan WhatsApp juga bisa menjadi cara mereka mengingatkan pembayaran, yang dapat mengganggu kenyamanan.

Proses Hukum

Utang piutang termasuk ranah hukum perdata. Jika pihak pemberi pinjaman menempuh jalur hukum, maka kamu harus bertanggung jawab menyelesaikan kewajiban tersebut sesuai ketentuan yang berlaku.

Akibat di Akhirat

Yang tidak kalah penting adalah konsekuensi di akhirat. Utang tetap menjadi tanggungan yang harus dibayar kapan pun. Jika di dunia tidak diselesaikan, tanggungan itu akan tetap ada di sisi Tuhan.

Oleh karena itu, jika kebutuhan tidak terlalu mendesak dan masih ada alternatif lain, sebaiknya berhati-hati atau menghindari pinjaman daring semacam ini.

Ada Kelebihan dan Kekurangan

Jika dibandingkan dengan layanan pinjaman online lain seperti Akulaku atau platform paylater sejenis, sistem biaya keterlambatan Shopee Pinjam memiliki mekanisme yang berbeda. 

Pada beberapa aplikasi lain, misalnya Akulaku, denda dihitung setiap hari dan cenderung kecil untuk keterlambatan satu atau dua hari. 

Namun, jika keterlambatan berlangsung beberapa minggu, sistem Shopee Pinjam justru lebih ringan karena biaya tambahan hanya dikenakan sekali dalam sebulan dengan persentase lima persen.

Risiko Penagihan Lapangan

Salah satu kekhawatiran bagi pengguna SPinjam adalah kemungkinan didatangi oleh petugas penagihan atau debt collector. 

Faktanya, Shopee Pinjam merupakan layanan resmi yang bekerja sama dengan PT Lentera Dana Nusantara dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). 

Artinya, metode penagihan yang diterapkan berbeda jauh dengan pinjaman ilegal. Kehadiran petugas lapangan saat ini sangat terbatas dan mayoritas hanya beroperasi di wilayah Jabodetabek. 

Pengguna di luar wilayah ini umumnya hanya akan menerima penagihan melalui telepon atau pesan teks.

Bayar Sesuai Kemampuan

Bagi yang mengalami kesulitan membayar cicilan SPinjam, penting untuk tetap tenang dan tidak panik. 

Biaya keterlambatan akan terus bertambah jika tidak segera dilunasi, tetapi tidak ada risiko pidana atau penahanan oleh pihak berwenang selama masalah bukan akibat penipuan. 

Alih-alih meminjam dari aplikasi lain untuk menutupi tunggakan, lebih baik menyusun strategi keuangan dengan hati-hati, menjaga komitmen untuk membayar, dan menghindari keputusan terburu-buru yang bisa memperburuk kondisi.

Sebagai kesimpulan, denda Shopee Pinjam tidak dihitung harian, melainkan lima persen per bulan dari total tagihan. 

Memahami hal ini akan membantu pengguna terhindar dari kekhawatiran berlebihan dan informasi yang salah yang sering beredar di media sosial.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks