NATUNA — Kapal perintis KM Sabuk Nusantara 48 dijadwalkan berlayar melintasi perairan Natuna mulai 9 Juni hingga 20 Juni 2026. Kapal milik PT Pelni ini akan menjadi moda transportasi utama bagi warga yang hendak bepergian antar pulau di gugusan Natuna.
Jadwal keberangkatan kapal ini menjadi informasi penting bagi masyarakat, khususnya yang tinggal di pesisir dan pulau-pulau kecil di Kabupaten Natuna. Selama periode tersebut, KM Sabuk Nusantara 48 akan menyinggahi beberapa pelabuhan secara bergilir.
Berdasarkan informasi dari PT Pelni, KM Sabuk Nusantara 48 akan memulai perjalanan dari Pelabuhan Ranai. Kapal kemudian akan melanjutkan perjalanan ke sejumlah titik seperti:
Rute ini dirancang untuk menghubungkan pusat pemerintahan kabupaten dengan desa-desa di pulau terluar. Warga di daerah terpencil sangat bergantung pada jadwal kapal perintis untuk mobilitas dan distribusi logistik.
Untuk periode 9 hingga 20 Juni 2026, KM Sabuk Nusantara 48 dijadwalkan berangkat dari Pelabuhan Ranai pada pagi hari. Waktu tempuh antar pelabuhan bervariasi tergantung kondisi cuaca dan jarak tempuh.
Penumpang diimbau untuk tiba di pelabuhan setidaknya satu jam sebelum jadwal keberangkatan. Tiket dapat dibeli langsung di loket pelabuhan atau melalui aplikasi resmi PT Pelni.
KM Sabuk Nusantara 48 merupakan salah satu kapal perintis yang dioperasikan untuk melayani daerah tertinggal, terpencil, terluar, dan perbatasan (3TP). Kapal ini menjadi tulang punggung transportasi laut di Natuna yang memiliki banyak pulau kecil.
Keberadaan kapal ini sangat krusial, terutama saat musim gelombang tinggi yang kerap membuat kapal nelayan enggan berlayar. Masyarakat setempat berharap jadwal pelayaran konsisten sehingga aktivitas ekonomi dan sosial tidak terganggu.