BALIKPAPAN — Masyarakat yang ingin mengetahui apakah namanya masuk dalam daftar penerima bansos kini bisa mengecek status desil melalui tiga jalur berbeda. Informasi ini penting karena data desil dalam DTSEN menjadi acuan pemerintah pusat dan daerah dalam menyalurkan program perlindungan sosial.
Desil merupakan pengelompokan tingkat kesejahteraan warga yang dibagi ke dalam 10 kelompok. Desil 1 dihuni oleh masyarakat dengan tingkat kesejahteraan terendah, sementara desil 10 adalah kelompok paling sejahtera. Semakin kecil angka desil, semakin besar peluang seseorang mendapatkan bansos.
Cek Status Desil via Situs Resmi Kemensos
Kementerian Sosial menyediakan portal cekbansos.kemensos.go.id yang bisa diakses kapan saja. Warga cukup menyiapkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) 16 digit sesuai KTP.
Langkahnya: buka situs tersebut, masukkan NIK, ketik kode verifikasi yang muncul, lalu klik tombol Cari Data. Sistem akan menampilkan informasi data diri dan status desil yang terdaftar.
Pakai Aplikasi Cek Bansos di Ponsel
Alternatif kedua, masyarakat bisa mengunduh aplikasi Cek Bansos dari Kemensos melalui ponsel Android atau iOS. Setelah login menggunakan akun yang terdaftar, pilih menu pengecekan data bansos.
Masukkan data yang diminta sistem, lalu klik pencarian. Informasi status desil akan muncul di layar ponsel. Cara ini cocok bagi warga yang terbiasa menggunakan aplikasi.
Datang Langsung ke Kantor Desa atau Dinsos
Bagi warga yang kesulitan mengakses layanan online, pengecekan tetap bisa dilakukan secara manual. Siapkan KTP dan Kartu Keluarga (KK), lalu datangi kantor desa, kelurahan, atau Dinas Sosial sesuai domisili.
Sampaikan tujuan untuk mengecek data desil dalam DTSEN. Petugas akan memproses dokumen dan menginformasikan hasil pengecekan langsung kepada pemohon. Jalur ini menjadi solusi bagi warga di daerah dengan akses internet terbatas.
Apabila ditemukan ketidaksesuaian data, seperti nama tidak terdaftar padahal kondisi ekonomi layak, warga diminta berkonsultasi dengan pemerintah daerah atau Dinas Sosial setempat untuk proses perbaikan data.