NATUNA — KM Sabuk Nusantara 110, kapal perintis milik PT Pelni, akan beroperasi melayani rute pelayaran di Natuna selama 12 hari ke depan. Kapal ini menjadi salah satu moda transportasi utama bagi warga yang hendak menyeberang antar pulau di gugusan Natuna, Kepulauan Riau.
Rute dan Pelabuhan yang Dilewati
Selama periode 14 hingga 25 Juni 2026, KM Sabuk Nusantara 110 dijadwalkan menyusuri lintasan yang mencakup beberapa pelabuhan strategis di Natuna. Rute ini dirancang untuk menghubungkan pulau-pulau berpenduduk dengan akses transportasi laut yang terbatas.
Pelabuhan yang menjadi titik persinggahan antara lain Pelabuhan Ranai, Pelabuhan Selat Lampa, dan Pelabuhan Serasan. Masing-masing pelabuhan memiliki jadwal sandar dan waktu keberangkatan yang berbeda, sehingga penumpang diminta mencermati jadwal sebelum membeli tiket.
Jam Keberangkatan dan Durasi Pelayaran
PT Pelni menetapkan jadwal detail untuk setiap segmen pelayaran. Kapal akan berangkat dari Pelabuhan Ranai pada pagi hari di awal periode, kemudian melanjutkan perjalanan ke pelabuhan berikutnya dengan estimasi waktu tempuh antara 4 hingga 6 jam per segmen, tergantung kondisi cuaca dan jarak tempuh.
Penumpang yang akan naik di pelabuhan perantara wajib tiba di pelabuhan setidaknya satu jam sebelum jadwal keberangkatan untuk proses boarding dan pemeriksaan tiket.
Harga Tiket dan Cara Pemesanan
Harga tiket KM Sabuk Nusantara 110 bervariasi tergantung jarak tempuh dan kelas pelayanan. Untuk rute pendek antar pelabuhan di Natuna, tarif mulai dari puluhan ribu rupiah. Pemesanan tiket dapat dilakukan melalui aplikasi Pelni, agen resmi, atau langsung di loket pelabuhan pada hari keberangkatan.
PT Pelni mengimbau masyarakat untuk membeli tiket secara resmi guna menghindari calo. Kapasitas penumpang terbatas, sehingga disarankan memesan jauh-jauh hari, terutama pada akhir pekan.
Tips Perjalanan untuk Penumpang
Mengingat kondisi laut di Natuna yang kerap berombak, penumpang disarankan membawa obat anti mabuk laut. Barang bawaan dibatasi sesuai ketentuan kapal, dan penumpang dilarang membawa barang berbahaya seperti bahan mudah terbakar.
Informasi lebih lanjut mengenai jadwal dan perubahan rute dapat dipantau melalui akun media sosial resmi PT Pelni atau menghubungi kantor cabang Pelni di Ranai. Jadwal ini dapat berubah sewaktu-waktu jika terjadi cuaca buruk atau kondisi teknis kapal.