Demi Tekan Kecelakaan Kerja, Pelindo Regional 4 Makassar dan Polsek Kawasan Gelar Inspeksi Dadakan

Penulis: Okta Nugraha  •  Rabu, 10 Juni 2026 | 13:57:31 WIB
Tim HSSE Pelindo Regional 4 Makassar dan Polsek Kawasan lakukan inspeksi mendadak di area pelabuhan.

KALIMANTAN TIMUR — Tim Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) Pelindo Regional 4 Makassar bersama personel Polsek Kawasan menyisir sejumlah titik rawan. Mulai dari dermaga bongkar muat, jalur pergerakan crane dan forklift, hingga lokasi kerja Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM).

Pemeriksaan tidak hanya soal kelengkapan APD seperti helm dan rompi reflektif. Tim juga mengecek kesiapan sarana pemadam kebakaran, rambu keselamatan, serta prosedur tanggap darurat di setiap posko. “Kami ingin memastikan tidak ada celah yang bisa memicu kecelakaan,” ujar Ilhe, pimpinan tim HSSE Pelindo Regional 4 Makassar.

Edukasi di Tengah Operasional

Tak sekadar memeriksa, tim gabungan juga menyisipkan sosialisasi singkat kepada para pekerja dan pengguna jasa pelabuhan. Mereka diingatkan soal pentingnya disiplin menerapkan prosedur keselamatan di tengah rutinitas yang serba cepat.

Kapolsek Kawasan Soekarno-Hatta Pelabuhan Makassar, Iptu Pramawi Nicolas Huliselan, menegaskan pihaknya memiliki tugas mengawasi ketertiban umum yang berkaitan langsung dengan potensi kecelakaan. “Memberikan himbauan, edukasi kepada pekerja dan mengawasi ketertiban umum yang berhubungan dengan potensi kecelakaan adalah tupoksi kami,” kata Nicko.

Komitmen Berkelanjutan Manajemen Pelindo

General Manager Pelindo Regional 4 Makassar Iwan Sjarifuddin menekankan bahwa standar HSSE bukan sekadar formalitas. Menurutnya, penerapan K3 yang konsisten menjadi fondasi untuk menghadirkan layanan pelabuhan yang aman, andal, dan berkelanjutan.

“Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam menciptakan Pelabuhan Makassar yang selamat, aman, dan produktif,” ungkap Iwan. Ia berharap koordinasi antara pengelola pelabuhan dan aparat kepolisian semakin solid ke depannya, sehingga budaya keselamatan kerja benar-benar mengakar di seluruh lini operasional.

Reporter: Okta Nugraha
Back to top