SAMARINDA — Kepengurusan baru KADIN Kaltim langsung bergerak cepat dengan menggelar rapat kerja untuk menyelaraskan program dengan prioritas Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Putri Amanda Nurramadhani menegaskan bahwa seluruh program yang akan dijalankan mencakup empat bidang utama: pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, dan infrastruktur.
“Kita bersinergi sepenuhnya dengan program pemprov. Prioritas kita sama: pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, dan infrastruktur,” ujar Putri Amanda usai rapat di Kantor KADIN Kaltim, Samarinda, Rabu (10/6/2026).
Dua program konkret segera direalisasikan dalam waktu dekat. Pertama, program job matching atau penyaluran tenaga kerja yang dirancang untuk menghubungkan pencari kerja lokal dengan perusahaan di Kaltim. Kedua, rencana penyelenggaraan pameran UMKM yang akan mempertemukan pelaku usaha kecil dengan perwakilan perhotelan dan pelaku usaha besar.
Pameran ini akan dimulai dari Kota Balikpapan sebagai proyek percontohan. Putri Amanda menilai Balikpapan memiliki posisi paling strategis karena menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru seiring pembangunan IKN.
“Balikpapan adalah gerbong ekonomi baru dengan beragam potensi industri yang bisa dikembangkan. Kami berharap pengusaha lokal dapat merapatkan barisan dan berkolaborasi, sehingga mereka tidak hanya menjadi penonton di tengah derasnya arus investasi, melainkan menjadi pelaku utama pembangunan,” tegasnya.
Setelah sukses di Balikpapan, KADIN berencana memperluas kegiatan ini ke seluruh 10 kabupaten dan kota se-Kaltim. Langkah ini diambil untuk memastikan pelaku UMKM di daerah pinggiran juga mendapatkan akses ke pasar yang lebih luas.
KADIN juga menyoroti tantangan kualitas SDM lokal. Menurut Putri, masih banyak tenaga kerja Kaltim yang kompetensinya perlu ditingkatkan agar setara dengan standar nasional.
“Masih banyak tenaga kerja kita yang kompetensinya perlu ditingkatkan agar setara dengan standar nasional. Insya Allah, KADIN memiliki terobosan khusus untuk menjawab tantangan ini dan memastikan SDM Kaltim siap bersaing,” pungkas Putri Amanda Nurramadhani.
Seluruh program yang disusun KADIN Kaltim dipastikan selaras dengan prioritas pembangunan daerah. Fokus pada pemenuhan standar pelayanan minimal di bidang infrastruktur juga menjadi perhatian utama, mengingat pembangunan IKN membutuhkan dukungan logistik dan konektivitas yang kuat dari daerah sekitarnya.
Melalui kolaborasi ini, KADIN berharap dapat membuka lebih banyak peluang ekonomi serta mempererat hubungan dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan di Kalimantan Timur.