Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kalimantan Timur, Bambang Arwanto, membuka langsung pameran ini. Ia menekankan transformasi energi dan rekayasa teknik menjadi prioritas daerah di tengah perubahan global yang cepat.
“Inovasi adalah kunci. Dunia menghadapi perubahan besar: teknologi bergerak cepat, digitalisasi meluas, kecerdasan buatan mulai merambah sektor industri, dan tuntutan efisiensi berkelanjutan semakin tinggi,” ujar Bambang dalam sambutannya.
Balikpapan dinilai strategis karena tumbuh bersama industri migas dan pertambangan selama puluhan tahun. Kota ini juga menjadi gerbang utama menuju kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang terus berkembang. Staf Ahli Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Balikpapan, Neny Dwi Winahyu, menegaskan penyelenggaraan IEE Series memiliki arti penting bagi kota yang menjadi pusat logistik dan operasional Kalimantan.
IEE Series Balikpapan 2026 menghadirkan tiga pameran utama sekaligus: Mining Indonesia, Construction Indonesia, dan Oil & Gas Indonesia. Ajang ini diikuti oleh perusahaan, asosiasi, dan organisasi dari sedikitnya 10 negara.
Deputy Event Director Pamerindo Indonesia, Hanung Hanindito, mengatakan ekspansi ke Balikpapan merupakan upaya mendekatkan platform industri ke pusat proyek dan investasi nasional. “Sejalan dengan semakin strategisnya peran Kalimantan Timur sebagai pusat pertumbuhan industri, kami berharap acara ini memperkuat konektivitas, mendorong pertukaran informasi, serta membuka peluang kerja sama yang mendukung pertumbuhan industri berkelanjutan,” kata Hanung.
Ia menambahkan, tingginya partisipasi perusahaan menunjukkan potensi besar Kalimantan sebagai pusat investasi dan inovasi teknologi di sektor energi, sumber daya alam, serta infrastruktur.
Selain pameran, IEE Series Balikpapan menghadirkan sejumlah seminar dan forum industri. Topik yang dibahas mencakup transformasi industri migas regional, peluang sektor konstruksi dalam mendukung pembangunan IKN, serta pemanfaatan teknologi UAV dan kecerdasan buatan untuk operasional tambang. Konsep keberlanjutan dan efisiensi industri menjadi bahasan utama.
Melalui kolaborasi tiga sektor strategis, pameran ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang display produk, tetapi juga wadah business matching dan penguatan rantai pasok regional. “Kami harap kegiatan ini melahirkan kerja sama baru, investasi baru, inovasi baru, dan solusi-solusi baru yang mampu menghadapi tantangan di sektor energi dan engineering di masa depan,” ujar Bambang.
Pameran terbuka untuk umum dan dapat dikunjungi secara gratis hingga Jumat (12/6/2026) di BSCC Dome Balikpapan.