KALIMANTAN TIMUR — Rombongan pegiat otomotif Indonesia diajak melihat langsung pabrik VinFast di Haiphong, sekitar dua jam perjalanan dari Hanoi. Fasilitas ini membentang di lahan seluas 335 hektare dan memproduksi mobil listrik, motor listrik, hingga bus listrik secara terintegrasi. Kunjungan tersebut sekaligus memberi gambaran bagaimana VinFast Indonesia akan menghadirkan motor listrik ke pasar nasional dalam waktu dekat.
Pabrik VinFast di Haiphong mengandalkan sistem otomatisasi dan robot industri di hampir seluruh lini. Mulai dari pengepresan panel bodi, pengelasan rangka, perakitan kendaraan, hingga inspeksi akhir dilakukan dengan teknologi manufaktur modern. Area seluas 335 hektare itu juga digunakan untuk memproduksi bus listrik, menjadikannya salah satu pusat produksi kendaraan listrik terbesar di Asia Tenggara.
Pada lini produksi roda dua, proses perakitan dilakukan bertahap: pemasangan rangka, sistem kelistrikan, baterai, hingga pengujian kualitas. Dalam kunjungan tersebut, beberapa model motor listrik VinFast diperlihatkan, antara lain VinFast Viper, VinFast Velis, VinFast Evo, dan VinFast Evo Grand. Keempat model ini cukup populer di Vietnam dan menjadi bagian dari strategi ekspansi internasional VinFast.
Para peserta juga melakukan test ride terhadap beberapa model yang akan dipasarkan ke berbagai negara, termasuk Indonesia. VinFast Viper menjadi salah satu sorotan karena menawarkan desain modern dan performa yang diklaim cocok untuk penggunaan harian serta perjalanan perkotaan. Sementara itu, VinFast Evo mengusung desain retro-modern, dan Velis hadir sebagai skuter premium dengan bodi ramping.
Kehadiran beragam pilihan produk menunjukkan strategi VinFast untuk menjangkau berbagai segmen pengguna motor listrik di Indonesia. Tidak hanya mengandalkan satu model, mereka membawa varian dari yang bergaya sporty hingga skuter klasik. Dengan rencana produksi lokal, VinFast ingin memastikan harga dan ketersediaan unit bisa bersaing di pasar Tanah Air.
Belum ada tanggal pasti kapan produksi motor listrik VinFast di Indonesia dimulai. Namun, keseriusan mereka terlihat dari skala investasi dan kesiapan pabrik di Vietnam yang menjadi acuan standar produksi global. Pasar motor listrik Indonesia akan semakin ramai dengan masuknya pemain besar asal Vietnam ini.