Australia vs Turkey di Piala Dunia 2026: Dukungan Ribuan Ekspatriat Mewarnai Vancouver Jelang Laga

Penulis: Ridho Pratama  •  Minggu, 14 Juni 2026 | 09:54:31 WIB
Ribuan ekspatriat Australia memadati pusat kota Vancouver jelang laga Piala Dunia 2026 melawan Turki.

KALIMANTAN TIMUR — Vancouver, kota yang sehari-hari dihuni ribuan ekspatriat Australia, berubah total malam ini. Laporan dari lokasi menyebutkan, para penggemar Socceroos sudah memadati pusat kota sejak tiga jam sebelum kick-off. Seorang polisi di luar stadion mengonfirmasi belum ada insiden berarti, meski aroma alkohol sudah tercium dari para pendukung yang bersemangat.

Fenomena 'Whistralia' dan Akar Kuat Diaspora di British Columbia

Hubungan Australia dengan Kanada Barat bukan kebetulan. Hampir setengah dari 25.000 warga Australia di Kanada—berdasarkan sensus 2021—tinggal di British Columbia. Banyak dari mereka awalnya datang ke resor ski Whistler, yang populer dijuluki "Whistralia", berkat skema visa liburan kerja tanpa batas kuota yang berlaku dua tahun.

Kehadiran mereka meninggalkan jejak bisnis khas. Ada toko roti Peaked Pies, pub Moose’s Down Under yang menyajikan burger kanguru, hingga pengelola pusat konservasi Great Bear Lodge, Marg Leehane, mantan pengembang perangkat lunak asal Melbourne yang memilih hidup di alam liar.

Turki di Ujian Berat Usai Amerika Serikat Pamer Kekuatan

Laga ini mendapat konteks tambahan setelah Amerika Serikat, tuan rumah bersama, melibas Paraguay di laga pembuka Grup D. Kemenangan telak AS memberi tekanan langsung pada Turki yang datang dengan status unggulan. Sementara itu, Australia menyaksikan perjuangan Paraguay dengan keyakinan bahwa setidaknya posisi ketiga grup bisa mereka rebut.

Ini baru penampilan ketiga Turki di Piala Dunia sepanjang sejarah, dan pertama sejak 2002 saat mereka finis di posisi ketiga. Kebangkitan mereka dalam dua tahun terakhir tidak lepas dari duet pemain bintang berusia 21 tahun: Arda Guler (Real Madrid) dan Kenan Yildiz (Juventus). Sebaliknya, Australia sudah menjadi langganan Piala Dunia sejak 2006 dan baru saja mencapai babak gugur di Qatar—prestasi terbaik kedua mereka setelah Jerman 2006.

Popovic Kenakan Setelan Hitam, Suporter Berbaris Rapi

Pelatih Socceroos, Tony Popovic, tiba di BC Place dengan setelan serba hitam, kontras dengan anak asuhnya yang rapi berjas gelap dan kemeja putih. Di luar stadion, kelompok suporter berbaris teratur menembus pusat kota. Australia masuk dalam 10 besar negara pembeli tiket Piala Dunia ini, sejajar dengan raksasa sepak bola seperti Brasil, Argentina, Jerman, dan Inggris—sebuah bukti kesetiaan penggemar yang rela terbang jauh.

BC Place sendiri, yang beratap tembus pandang dan udaranya terasa lembap malam ini, adalah markas Vancouver Whitecaps di MLS. Stadion ini juga pernah menjadi tuan rumah final Piala Dunia Wanita 2015. Pertandingan antara Australia dan Turki dijadwalkan mulai pukul 21.00 waktu setempat (02.00 WIB/05.00 BST).

Reporter: Ridho Pratama
Sumber: theguardian.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top