KALIMANTAN TIMUR — Changan memperkuat posisinya di pasar mobil listrik Indonesia dengan memperkenalkan Deepal S05 secara resmi. SUV ini tidak hanya mengusung penggerak listrik murni, melainkan juga menghadirkan opsi REEV yang menggabungkan motor listrik dengan mesin pembakaran internal sebagai generator. Langkah ini memberi konsumen fleksibilitas tanpa harus sepenuhnya bergantung pada infrastruktur pengisian daya.
Untuk varian BEV, Changan membekali Deepal S05 dengan baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) berkapasitas 68,8 kWh. Pabrikan mengklaim jarak tempuh mencapai 470 kilometer dalam sekali pengisian penuh berdasarkan siklus NEDC.
Sementara opsi REEV menawarkan pendekatan berbeda. Mobil tetap digerakkan oleh motor listrik, namun mesin bensin di dalamnya berfungsi khusus sebagai generator untuk mengisi ulang baterai saat daya menipis. Konsep ini menjawab kekhawatiran konsumen soal jarak tempuh (range anxiety) tanpa menghilangkan sensasi berkendara khas mobil listrik.
Changan menetapkan harga normal Deepal S05 BEV varian Plus di Rp 529 juta dan varian Max di Rp 559 juta. Namun, untuk menarik minat awal, pabrikan memberikan diskon Rp 20 juta bagi 500 konsumen pertama. Dengan begitu, harga spesial peluncuran menjadi Rp 509 juta untuk varian Plus dan Rp 539 juta untuk varian Max.
Program ini menjadi strategi Changan untuk langsung mencuri perhatian di tengah persaingan ketat segmen SUV listrik yang juga diisi oleh BYD, Chery, dan Hyundai.
Selain Changan Deepal S05, berikut daftar harga mobil listrik per Juli 2026 yang dirangkum dari berbagai merek:
Daftar lengkap mencakup merek Aion, Aletra, DFSK, Geely, Jaecoo, Neta, Polytron, Seres, dan Denza dengan rentang harga dari Rp 189 juta hingga Rp 1,7 miliar.
Changan menegaskan Deepal S05 bukan model lokal yang dimodifikasi untuk pasar Indonesia. SUV ini sudah dipasarkan di puluhan negara lain sebagai bagian dari strategi global. Kehadirannya di Indonesia menunjukkan keseriusan pabrikan China tersebut untuk bersaing jangka panjang di segmen kendaraan listrik Tanah Air.
Konsumen yang tertarik dapat memanfaatkan harga spesial peluncuran selama kuota 500 unit pertama masih tersedia. Changan belum mengumumkan ketersediaan untuk varian REEV di Indonesia, namun kehadirannya dalam portofolio membuka peluang bagi konsumen yang menginginkan opsi lebih fleksibel.