Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Fasilitasi BUMD PT BKS Jalin Kerja Sama dengan PT Pupuk Kaltim, Teken MoU di Jakarta

Penulis: Prayoga Santana  •  Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:46:31 WIB
Penandatanganan nota kesepahaman antara PT Bara Kaltim Sejahtera dan PT Pupuk Kalimantan Timur dilakukan di kantor PT PKT Jakarta.

SAMARINDA — Langkah awal kerja sama antara BUMD dan BUMN di Kalimantan Timur resmi dimulai. PT Bara Kaltim Sejahtera (BKS) dan PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) menandatangani nota kesepahaman yang diharapkan menjadi pintu masuk bagi sejumlah peluang bisnis strategis di daerah.

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Direktur Utama PT BKS Nidya Listiyono bersama Direktur Utama PT PKT Rafli Yandra. Acara yang digelar di kantor PKT Jakarta itu turut dihadiri Komisaris PT PKT Azis Samual serta Direktur Operasional PT BKS Adi Agustia Warman.

Peluang Bisnis yang Bisa Digarap Bersama

Nidya Listiyono yang akrab disapa Tiyo mengungkapkan bahwa MoU ini menjadi fondasi untuk mengidentifikasi berbagai potensi usaha yang bisa dikerjakan kedua perusahaan. "MoU tersebut menjadi langkah awal bagi BKS dan PKT untuk mengidentifikasi berbagai peluang bisnis yang dapat dikerjakan bersama," kata Tiyo kepada Niaga.Asia, Rabu (26/8/2026).

Dia memastikan tahapan berikutnya adalah menyusun Perjanjian Kerja Sama (PKS) di bidang usaha yang memungkinkan. "Insya Allah MoU ini kita tindaklanjuti dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) di bidang usaha yang memungkinkan," sambungnya.

PT BKS sendiri selama ini dikenal bergerak di sektor trading batubara, rental alat berat, serta pertambangan batubara dan mineral bukan logam. Dengan adanya kolaborasi bersama PKT yang merupakan produsen pupuk terbesar di kawasan timur Indonesia, ruang lingkup usaha BKS berpeluang melebar.

Target: Setoran ke Kas Daerah dan Lapangan Kerja Baru

Kerja sama ini tidak hanya dimaknai sebagai transaksi bisnis antarperusahaan. Tiyo menegaskan ada dua target besar yang ingin dicapai, yakni peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) dan penyerapan tenaga kerja lokal.

"Kami di semua BUMD ingin membesarkan usaha agar dapat memberikan kontribusi terhadap PAD Kaltim dan membuka lapangan kerja baru di daerah," ujar Tiyo.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Rudy Mas'ud yang dinilai berperan aktif membuka jalan bagi BUMD untuk berkolaborasi dengan BUMN maupun swasta. "Saya atas nama PT Bara Kaltim Sejahtera sekaligus Ketua Forum BUMD Kaltim menyampaikan terima kasih kepada Pak Gubernur yang sudah mendampingi dan membuka jalan bagi BUMD-BUMD untuk bisa berkolaborasi dengan perusahaan swasta maupun BUMN," kata Tiyo.

Harapan Menular ke BUMN Lain di Kaltim

Sebagai Ketua Forum BUMD Kaltim, Tiyo berharap kolaborasi antara PKT dan BKS bisa menjadi percontohan bagi perusahaan pelat merah lain yang beroperasi di Benua Etam. Menurutnya, masih banyak BUMD yang membutuhkan dukungan serupa untuk mengembangkan usaha.

Forum BUMD Kaltim, lanjut Tiyo, akan terus mendorong anggotanya agar lebih agresif mencari peluang kemitraan. Hal ini sejalan dengan arahan gubernur agar badan usaha milik daerah tidak berjalan sendiri, tetapi justru memperkuat rantai ekonomi lokal melalui sinergi dengan korporasi besar.

Reporter: Prayoga Santana
Sumber: niaga.asia This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top