BALIKPAPAN — Ratusan pelanggan PLN di wilayah utara dan barat Balikpapan kembali menghadapi padamnya aliran listrik pada Selasa (8/9/2026) siang. Berdasarkan pemberitahuan resmi PLN ULP Balikpapan Utara, pemadaman berlangsung sekitar tiga jam, terhitung sejak pukul 12.00 hingga 15.00 WITA.
Gangguan ini menyasar kawasan yang membentang dari Jalan Soekarno-Hatta Km 12 hingga Km 10, kemudian meluas ke sejumlah permukiman padat penduduk. Setidaknya 15 titik wilayah disebut terdampak dalam pengumuman yang dirilis pihak PLN.
PLN ULP Balikpapan Utara merinci wilayah yang mengalami penghentian pasokan sementara, meliputi:
Dampak pemadaman tidak hanya dirasakan di Balikpapan Utara, tetapi juga menjalar ke kawasan Balikpapan Barat yang berada dalam satu sistem jaringan layanan.
PLN menyebut penghentian pasokan listrik kali ini merupakan bagian dari proses penanganan gangguan kelistrikan yang terjadi di jaringan. Tim teknis beserta sumber daya pendukung telah disiagakan untuk mempercepat pemulihan dan menekan durasi pemadaman agar tidak meluas.
“Penghentian sementara ini dapat mengalami perubahan jadwal, durasi, maupun pembatalan sesuai dengan perkembangan kondisi kelistrikan,” demikian pemberitahuan resmi PLN ULP Balikpapan Utara.
Artinya, jadwal yang diumumkan tidak bersifat mutlak. PLN membuka kemungkinan pasokan listrik pulih lebih cepat apabila pekerjaan di lapangan rampung sebelum pukul 15.00 WITA. Sebaliknya, durasi bisa bertambah bila kondisi teknis memerlukan penanganan lebih lama.
Selain menangani gangguan, PLN mengajak pelanggan turut menjaga keandalan sistem dengan penggunaan listrik yang bijak. Imbauan ini mengarah pada periode beban puncak yang berlangsung pukul 18.00–21.00 WITA.
Pelanggan diminta mematikan peralatan listrik yang tidak digunakan, mengatur suhu pendingin ruangan di atas 24 derajat Celsius, serta beralih ke peralatan hemat energi. Langkah ini dinilai mampu meredam risiko gangguan susulan setelah pasokan kembali normal.
PLN ULP Balikpapan Utara menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang timbul dan berharap pelanggan mengamankan peralatan elektronik sebelum aliran listrik dihentikan siang nanti.