Netflix dan Sega Garap Film Crazy Taxi, Serial Sonic, dan Stranger Than Heaven

Penulis: Okta Nugraha  •  Senin, 14 September 2026 | 22:48:31 WIB
Netflix dan Sega menjalin kemitraan strategis untuk menggarap tiga adaptasi gim sekaligus.

KALIMANTAN TIMUR — Netflix memperluas daftar adaptasi gim videonya lewat kemitraan strategis dengan Sega. Kesepakatan ini mencakup tiga judul sekaligus, masing-masing mewakili era berbeda dari katalog Sega.

Langkah ini menegaskan ambisi Netflix untuk tidak sekadar menambah konten, tetapi membangun waralaba lintas format. Sega pun melihat peluang membawa basis penggemar setianya ke platform streaming global.

Crazy Taxi Digarap Jadi Film Live-Action

Film Crazy Taxi akan ditulis oleh Dan Gregor dan Doug Mand, duo penulis di balik reboot The Naked Gun (2025). Neal H. Moritz dan Toby Ascher dari Original Film dipercaya sebagai produser, bersama Toru Nakahara, kepala produser di Sega.

Gim Crazy Taxi pertama kali meluncur sebagai mesin arkade pada 1999. Pemain berperan sebagai pengemudi taksi nekat yang balapan melawan waktu di jalanan kota yang kacau.

Sonic Kembali, Kali Ini Lewat Serial Animasi

Netflix dan Sega juga mengembangkan serial animasi baru berbasis gim Sonic. Proyek ini dikerjakan bersama Carlos Stevens dan Toru Nakahara.

Waralaba aksi Sonic dimulai pada dekade 1990-an dan konsisten mencatat penjualan kuat hingga kini. Adaptasi ini menambah panjang daftar proyek Sonic di luar gim, setelah sebelumnya sukses di layar lebar.

Stranger Than Heaven Jadi Film Kriminal Periode

Judul ketiga, Stranger Than Heaven, berasal dari gim RGG Studio yang berlatar Jepang awal abad ke-20. Proyek ini akan diadaptasi menjadi film live-action dengan Nakahara kembali sebagai produser.

Pilihan latar periode dan genre kriminal menunjukkan Netflix ingin menjangkau cerita yang lebih beragam dari sekadar aksi kontemporer.

Strategi Lintas Era Katalog Sega

Kolaborasi ini mencakup komedi live-action, animasi anak, dan kriminal live-action. Menurut Netflix, tiga judul tersebut mewakili tiga era berbeda dari katalog Sega.

"Great games already have what every adaptation is chasing — characters people love, worlds they know by heart, and fandoms that show up," ujar Brandon Riegg, VP of nonfiction and transmedia Netflix, dalam pernyataannya.

"With Crazy Taxi, Sonic, and Stranger Than Heaven, we get to work across three completely different eras of Sega's catalog, celebrating everything fans love, while introducing them to new audiences," lanjutnya.

Dari sisi Sega, tujuan utama adalah membawa basis penggemar gim ke platform streaming baru dengan fokus pada pengembangan waralaba jangka panjang.

"We've watched Netflix take on stories across every kind of format and treat each one with real craft, and seeing that same dedication applied to Sonic, Crazy Taxi and Stranger Than Heaven is something we at Sega are incredibly proud to be a part of," kata Shuji Utsumi, president and COO Sega.

Rekam Jejak Adaptasi Gim Netflix

Netflix sebelumnya telah menggarap sejumlah adaptasi gim, termasuk serial live-action Assassin's Creed, film live-action Gears of War, serta serial animasi untuk Minecraft, Magic: The Gathering, dan Clash of Clans.

Dengan tambahan tiga proyek Sega ini, Netflix semakin memposisikan diri sebagai rumah utama bagi adaptasi gim di industri hiburan global. Belum ada jadwal rilis resmi untuk ketiga proyek tersebut.

Reporter: Okta Nugraha
Sumber: hollywoodreporter.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top