Tottenham vs Aston Villa: Duel Tim Papan Bawah Premier League

Penulis: Taufik Rahman  •  Sabtu, 19 September 2026 | 18:05:31 WIB

KALIMANTAN TIMUR — Tottenham Hotspur menjamu Aston Villa di laga lanjutan Premier League yang mempertemukan dua tim yang belum meraih kemenangan musim ini. Spurs terpuruk di peringkat 17 dengan dua poin, sementara Villa satu tingkat di bawahnya dengan koleksi satu poin lebih sedikit.

Spurs Puasa Gol Selama Enam Jam di Premier League

Masalah terbesar Tottenham bukan soal menciptakan peluang. Mereka mencatat 119 sentuhan di kotak penalti lawan musim ini, hanya selisih satu dari Arsenal.

Persoalannya ada pada eksekusi akhir. Spurs membutuhkan 3,97 sentuhan per tembakan di dalam kotak, angka tertinggi di Premier League. Mereka sering masuk ke area berbahaya, tetapi terlalu lambat melepaskan tembakan.

Empat laga liga tanpa gol berarti enam jam sepak bola Premier League tanpa satu pun gol tercipta. Roberto De Zerbi, yang membangun ulang skuad dengan biaya besar, menghadapi tekanan agar lini serangnya segera menemukan ketajaman.

De Zerbi Lakukan 12 Perubahan Starting XI

Mantan pemain Tottenham, Glenn Hoddle, mempertanyakan apakah De Zerbi benar-benar tahu susunan pemain terbaiknya. Angka mendukung keraguan itu: Spurs telah melakukan 12 perubahan di starting XI sepanjang empat laga pembuka, terbanyak di antara tim mana pun.

Meski demikian, De Zerbi tetap percaya diri. "Saya pikir kami akan memenangkan banyak pertandingan dan mencetak banyak gol," ujarnya usai kekalahan dari Liverpool pekan ini.

Untuk laga ini, Pedro Porro kembali mengisi posisi bek kanan menggantikan Archie Gray. Sandro Tonali juga kembali ke starting line-up, sementara Conor Gallagher yang mencetak gol di Piala Carabao harus puas duduk di bangku cadangan.

Villa Datang dengan Modal Rekor Pertemuan

Aston Villa punya catatan lebih baik melawan Spurs. Unai Emery membawa timnya menang empat dari lima pertemuan terakhir, termasuk kunjungan terakhir mereka ke stadion ini.

Villa juga baru menang atas Coventry di Piala Carabao pada pertengahan pekan, hasil yang sedikit mengangkat moral setelah awal musim yang lesu. Manzambi langsung diturunkan sebagai starter, sementara Tammy Abraham, Alejandro Garnacho, dan Ross Barkley menjadi opsi menyerang dari bangku cadangan.

Kompetisi untuk tempat di starting XI memang ketat. "Kami ingin tim yang kompetitif dan para pemain siap bersaing di standar yang kami miliki," kata Emery usai kemenangan pertengahan pekan tersebut.

Kemenangan Pertama Jadi Harga Mati

Secara matematis, masih terlalu dini menyebut laga ini sebagai wajib menang. Namun bagi kedua klub yang memulai musim dengan ambisi Eropa, tekanan mulai terasa.

Kemenangan tidak akan menyelesaikan semua masalah, tetapi setidaknya memberi ruang bernapas. Sebaliknya, satu sore lagi tanpa tiga poin akan membuat tekanan di sekitar kedua klub semakin sulit diabaikan.

Reporter: Taufik Rahman
Sumber: theguardian.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top