KALIMANTAN TIMUR — Jarrad Branthwaite kembali memperkuat Timnas Inggris untuk laga Nations League melawan Spanyol, Ceko, dan Kroasia. Bek Everton itu mengaku program rehabilitasi "kompleks" di Munich yang menganalisis hubungan cedera dengan otak dan pola geraknya menjadi titik balik kariernya.
Bek tengah berusia 24 tahun itu sempat absen panjang akibat cedera hamstring dan pangkal paha yang berulang. Musim lalu ia hanya tampil 10 kali di Premier League, sebelum akhirnya dikirim Everton ke klinik olahraga MYOS di Munich pada awal musim panas.
Branthwaite menyebut pendekatan menyeluruh terhadap tubuhnya menjadi kunci pemulihan. Ia menjalani program tiga hingga empat pekan bersama tim klinik yang bekerja berdampingan dengan staf Everton.
Analisis Pola Gerak dan Otak Jadi Kunci Pemulihan
Program rehabilitasi di Munich tidak sekadar menangani cedera fisik. Branthwaite menjelaskan sejumlah aspek dianalisis, mulai dari pola gerakan hingga keterkaitan otak dengan risiko cedera.
"Saya duduk bersama klub setelah tiga atau empat kali cedera," ujarnya. "Kami melihat gambaran yang lebih luas, pendekatan holistik terhadap tubuh. Saya ke sana tiga sampai empat pekan bekerja dengan sebuah tim bersama klub, menilai berbagai hal, dan semoga itu membantu."
"Banyak hal berbeda yang dilihat seperti pola gerakan, otak; cukup kompleks, tapi semoga berhasil," tambahnya.
Cedera di Derbi Merseyside Jadi Titik Terendah
Momen terberat Branthwaite terjadi April lalu. Ia harus ditandu sambil menangis setelah mengalami cedera hamstring lagi dalam kekalahan Everton dari Liverpool di derbi Merseyside.
Cedera itu mengakhiri musimnya sekaligus memupus peluangnya masuk skuad Piala Dunia. Performa Everton juga menurun tajam tanpa kehadirannya di lini belakang.
"Itu mungkin hal terburuk bagi pesepak bola, tidak berada di lapangan. Ketika itu terus terjadi, mental jadi berat karena Anda mulai meragukan tubuh sendiri dan waspada setiap kali bermain," kata Branthwaite.
"Sekarang saya berada di posisi di mana beban saya dikelola sepanjang pramusim, dan semoga saya bisa terus bermain musim ini."
Debut Kedua Bersama Inggris Setelah 2024
Branthwaite pertama kali membela Timnas Inggris sebagai pengganti dalam kemenangan atas Bosnia dan Herzegovina pada Juni 2024. Panggilan kali ini berpotensi menjadi penampilan keduanya untuk tim senior.
Pelatih Thomas Tuchel memasukkan namanya ke skuad untuk tiga laga Nations League melawan Spanyol, Ceko, dan Kroasia. Branthwaite mengaku mengetahui kabar itu saat sedang sarapan.
"Itu awal hari yang bagus. Momen membanggakan," ujarnya. "Selama satu musim terakhir ini menjadi target saya. Ketika absen, saya ingin kembali bermain dan memberi peluang terbaik masuk skuad Inggris."
Musim ini Branthwaite selalu tampil di Premier League. Ia menilai performa individu dan tim berjalan baik, dan yakin kualitasnya cukup untuk bersaing di skuad Inggris yang disebutnya penuh talenta luar biasa.