Pencarian

Desain Lucid Cosmos Bocor Lewat Paten Eropa, Crossover Listrik Rp 800 Juta Siap Meluncur 2026

Kamis, 18 Juni 2026 • 02:46:01 WIB
Desain Lucid Cosmos Bocor Lewat Paten Eropa, Crossover Listrik Rp 800 Juta Siap Meluncur 2026
Desain resmi Lucid Cosmos terungkap lewat dokumen paten di Eropa.

KALIMANTAN TIMUR — Dokumen desain yang didaftarkan ke European Union Intellectual Property Office (EUIPO) pada 15 Juni lalu akhirnya memberikan gambaran paling jelas soal Lucid Cosmos. Berbeda dari render atau foto mata-mata, gambar paten ini adalah desain produksi yang akan dijual ke konsumen. Peluncuran resmi diperkirakan terjadi pada musim panas 2025 di Amerika Serikat.

Proporsi Mirip Gravity, Tapi Lebih Kompak dan Aerodinamis

Dari 100 sudut gambar yang dirilis, Cosmos jelas merupakan versi kecil dari Lucid Gravity. Lampu depan LED full-width dan proporsi kabin-maju masih jadi ciri khas. Tapi bedanya, emblem Lucid di hidung jauh lebih besar dari yang ada di Air atau Gravity.

Bentuk sampingnya lebih mengalir dengan garis atap yang landai hingga ke buritan. Ada spoiler yang memotong kaca belakang dan tulisan "LUCID" besar di pintu bagasi. Koefisien drag diklaim hanya 0,22, lebih licin dari Gravity dan cukup untuk menyaingi Tesla Model Y.

Dua Varian Terlihat, Termasuk Versi Performa 0-100 Km/jam 3,5 Detik

Setidaknya ada dua tampilan berbeda dalam dokumen paten tersebut. Satu varian memiliki fascia depan lebih agresif dengan bukaan lebih lebar. Di bagian belakang, ada ventilasi sudut besar yang mengingatkan pada mobil reli.

Lucid sudah mengonfirmasi akan ada varian performa di puncak varian. Waktu akselerasi 0-60 mil per jam (0-96 km/jam) diklaim hanya 3,5 detik. Angka ini menempatkannya di liga yang sama dengan Tesla Model Y Performance.

Interior Pakai Satu Layar Raksasa, Beda dari Air dan Gravity

Ini yang paling menarik: Cosmos tidak mengikuti tata letak multi-layar melengkung seperti Air atau Gravity. Dasbornya hanya didominasi satu layar besar yang membentang dari kiri ke kanan. Di konsol tengah, ada dua kenop putar dengan ruang penyimpanan di bawahnya.

Lucid mengatakan penyederhanaan ini terkait ambisi otonomi mereka. Platform midsize ini nantinya juga akan dipakai untuk robotaxi hasil kerja sama dengan Uber. Jadi, interior yang minimalis memang sengaja dirancang untuk operasi tanpa pengemudi.

Spesifikasi Kunci: Baterai 69 kWh, Jarak 300 Km, Arsitektur 800 Volt

Yang membuat Cosmos menarik bukan cuma desainnya. Lucid menargetkan harga mulai di bawah USD 50.000 atau sekitar Rp 800 juta (kurs Rp 16.000). Untuk varian tertinggi, harganya bisa tembus USD 70.000 atau Rp 1,1 miliar.

Motor listrik anyar bernama "Atlas" diklaim 23% lebih ringan dengan jumlah komponen berkurang 30% dari motor saat ini. Baterai 69 kWh ditargetkan bisa memberi jarak tempuh 300 mil (483 km) dengan efisiensi 4,5 mil per kWh. Arsitektur 800 volt memungkinkan pengisian 200 mil (322 km) hanya dalam 14 menit.

Crossover ini juga mendukung fitur bidirectional, alias bisa jadi sumber listrik darurat untuk rumah atau bahkan menyuplai listrik ke jaringan PLN.

Nasib Lucid Ada di Tangan Cosmos

Lucid sejauh ini masih merugi. Produksi Air dan Gravity tidak cukup untuk mencapai profit. Cosmos adalah produk volume pertama mereka, momen Model 3-nya Tesla. Jika Lucid benar-benar bisa memproduksi Cosmos dengan harga dan volume yang dijanjikan, posisi pabrikan ini di segmen EV global bisa berubah drastis.

Produksi perdana akan dimulai di Arab Saudi pada akhir 2025, disusul pabrik Arizona enam hingga 12 bulan kemudian. Tapi sejarah Lucid soal tenggat waktu yang ambisius dan ramp produksi yang lambat sudah jadi catatan. Sekarang, desain sudah final dan terdaftar. Tinggal soal eksekusi.

Bagikan
Sumber: electrek.co

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks