Pencarian

Banjir Bandang di AS Teluk Meksiko, 30 Rumah Dievakuasi Imbas Curah Hujan Ekstrem

Jumat, 19 Juni 2026 • 20:54:31 WIB
Banjir Bandang di AS Teluk Meksiko, 30 Rumah Dievakuasi Imbas Curah Hujan Ekstrem
Evakuasi 30 rumah dilakukan di sekitar Bendungan Anchor Lake akibat curah hujan ekstrem di Mississippi.

KALIMANTAN TIMUR — Gubernur Louisiana Jeff Landry mengumumkan keadaan darurat menyusul terjangan Badai Tropis Arthur—badai bernama pertama musim Atlantik—yang membawa angin kencang, hujan deras, dan ancaman banjir di seluruh negara bagian. Di Mississippi, Gubernur Tate Reeves mengonfirmasi satu korban jiwa akibat bencana ini.

Evakuasi Pencegahan di Bendungan Anchor Lake

Pejabat Manajemen Darurat Negara Bagian Mississippi menerjunkan tim penyelamat ke Bendungan Anchor Lake, dekat Carriere di Mississippi selatan, untuk memantau kondisi. Meski bendungan belum jebol dan berfungsi normal, curah hujan lebat dikhawatirkan memicu banjir melalui saluran pelimpah yang memengaruhi struktur.

Sebagai langkah antisipasi, sekitar 30 rumah tangga di sekitar bendungan dievakuasi. Sebelumnya, Badan Layanan Cuaca Nasional AS (NWS) telah mengeluarkan peringatan darurat banjir bandang untuk Bendungan Anchor Lake dan daerah hilir di Aliran East Hobolochitto.

Curah Hujan Ekstrem dan Wilayah Terdampak

Data radar menunjukkan curah hujan di sekitar bendungan mencapai 10 cm hingga 23 cm. Sementara itu, Limestone County di Alabama dan wilayah selatan Sungai Pearl di Mississippi mencatat curah hujan lebih ekstrem, berkisar 30 cm hingga 60 cm pada siang hari 18 Juni. Tim penyelamat melaporkan evakuasi di sejumlah lokasi karena banjir bandang dan rumah-rumah terendam.

Wilayah berstatus risiko tinggi meliputi Pensacola (Florida), Mobile (Alabama), serta kota-kota Gulfport, McComb, dan Hattiesburg di Mississippi. Laporan dari Louisiana menyebut Badai Arthur telah menyebabkan banjir, pohon tumbang, dan kerusakan properti.

Ancaman Berlanjut hingga Pagi 19 Juni

Menurut NWS, risiko banjir bandang yang mengancam jiwa akan berlanjut sepanjang malam 18 Juni hingga pagi 19 Juni. Banjir bandang diperkirakan meluas ke wilayah Selatan dan Atlantik Tengah pada 19 Juni. Massa udara dingin stasioner juga terus memicu banjir dari Texas ke selatan, sementara sisa-sisa Badai Arthur bergerak ke timur, dari Florida utara hingga Carolina Utara dan Carolina Selatan.

Bagikan
Sumber: vietnam.vn

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks